100+ Pengertian Subgenre Fiksi untuk Penulis Novel
Genre - Writingpedia

100+ Pengertian Sub Genre Fiksi untuk Penulis Novel

Penulis harus mengidentifikasi genre mereka sebelum berusaha mempromosikan bukunya. Pasalnya, memahami genre dan subgenre yang benar akan meningkatkan peluang pemasaran buku itu sendiri. Terlebih lagi, memilih genre yang tepat akan menunjukkan pemahaman pasar yang tidak dimiliki setiap penulis.

Kamu bisa menonton webinar untuk mendapatkan penjelasan soal apa itu genre dan style dalam fiksi!

Selain itu, berikut ini adalah kumpulan genre dan subgenre yang bisa kalian gunakan untuk referensi! Happy writing!

ROMANCE

Chicklit: cerita romantis yang dibumbui komedi dan menarget wanita lajang berusia dua puluhan dan tiga puluhan.

Religi: roman di mana tokoh utama pria dan wanita (atau salah satunya) taat dalam agamanya.  Genre ini biasanya berfokus pada hubungan emosional antara kedua tokoh dan menyebutkan seks hanya setelah menikah.

Kontemporer: cerita romansa yang menggunakan karakter modern dan latar yang nyata.

Erotika: cerita romansa yang memuat adegan seksual dengan bahasa lugas dan jujur. 

Glitz/Glamour: Cerita romansa yang berfokus pada tokoh jet-set elite dan selebriti, biasanya melibatkan CEO, billionaire, atau lingkungan keluarga kaya dan terpandang. 

Historis: romansa yang terjadi dalam periode sejarah tertentu.

Paranormal: melibatkan semacam elemen supranatural, mulai dari aspek fiksi ilmiah/fantasi seperti perjalanan waktu, monster, atau kemampuan psikis.

Komedi Romantis: romansa yang berfokus pada humor, mulai dari candaan hingga interaksi cerdas.

Romantic Suspense: sebuah novel di mana seorang tokoh wanita harus melawan kekuatan jahat namun aspek romantisnya masih menjadi prioritas.

Office Romance: cerita romantis yang berlatar kehidupan tokoh dalam kantor atau pekerjaannya.

Sensual: cerita yang berdasarkan pada ketegangan sensual antara tokoh-tokoh utamanya. Ada muatan seks tetapi tidak sebanyak dan selugas subgenre erotika. 

Spicy: cerita romansa di mana tokoh yang sudah menikah harus menyelesaikan masalah di dalam pernikahan.

Sweet: cerita romansa yang berpusat pada tokoh wanita yang polos, dengan alur cerita yang mengandung sedikit atau tanpa seks.

Young Adult: cerita romansa untuk audiens remaja, dengan tingkat konten seksual yang lebih rendah.

HORROR

Child in Peril: melibatkan penculikan dan/atau penganiayaan terhadap seorang anak.

Comic Horror: cerita horor yang diselingi dengan dark humor. 

Creepy Kids: kisah horor di mana anak-anak berbalik melawan orang dewasa.

Dark Fantasy: cerita horor dengan unsur supranatural dan fantasi.

Dark Mystery/Noir: terinspirasi oleh kisah detektif dan biasanya berlatarkan dunia kriminal bawah tanah dan ambiguitas moral.

Vampir Erotis: kisah horor yang menghubungkan antara vampir dengan seksualitas, tetapi lebih menekankan pada deskripsi grafis dan kekerasan.

Fabulist: berasal dari “dongeng”, di mana objek, hewan, atau kekuatan alam digunakan untuk menyampaikan pelajaran moral.

Gotik: cerita horor dengan setting kehancuran, yang biasanya melibatkan adegan pemenjaraan dan penganiayaan.

Hauntings: bentuk klasik horor yang berpusat pada kerasukan hantu, setan atau poltergeist.

Historis: kisah-kisah horor berlatarkan periode sejarah yang spesifik.

Magical Realism: sebuah genre yang diilhami oleh penulis Amerika Latin, di mana kekuatan atau makhluk luar biasa muncul ke dalam setting kehidupan nyata yang normal.

BACA JUGA:   Jasa Penerjemah Tersumpah: Pengertian dan Kegunaannya

Psikologis: sebuah cerita yang didasarkan pada jiwa manusia yang terganggu, sering kali menjelajahi realitas yang gila, mengubah realitas, dan menampilkan monster manusia dengan aspek yang mengerikan, tetapi bukan supernatural.

Quiet Horror: horor yang menggunakan suasana hati, bukan deskripsi grafis, untuk menciptakan ketakutan dan ketegangan.

Religius: horor yang memanfaatkan ikon dan mitologi religius, terutama malaikat dan setan.

Horor Fiksi Ilmiah: Horor dengan sentuhan fiksi ilmiah sering membahas seputar invasi alien, ilmuwan gila, atau eksperimen yang salah.

Splatter: gaya horor ekstrem yang cukup baru dan menggunakan banyak adegan gore.

Supernatural: kisah horor yang sering kali menampilkan dunia yang penuh dengan hantu, setan, vampir, dan manusia serigala.

Teknologi: cerita horor yang menampilkan ketakutan terhadap teknologi seperti komputer, dunia maya, dan rekayasa genetika yang semakin meluas.

Weird Tales: cerita horor yang terinspirasi oleh majalah dengan nama yang sama, biasanya menampilkan folklore dan kejadian aneh.

Young Adult: cerita horor yang ditujukan untuk pasar remaja, seringkali dengan tokoh yang seumuran, atau sedikit lebih tua dari pembaca.

Zombie: kisah yang menampilkan orang mati yang memangsa orang yang masih hidup.

THRILLER/SUSPENSE

Action: sebuah cerita yang sering menampilkan perlombaan melawan waktu, banyak kekerasan, dan antagonis yang jelas.

Comic: sebuah thriller yang memuat kelucuan atau interaksi cerdas antara para protagonis.

Konspirasi: sebuah cerita thriller di mana sang pahlawan bertarung dengan kelompok besar dan kuat yang hanya diketahui olehnya.

Crime: sebuah cerita yang berfokus pada tindakan kejahatan, seringkali dari sudut pandang para penjahat.

Disaster: sebuah kisah di mana alam adalah antagonisnya, dalam bentuk angin topan, gempa bumi, atau ancaman alam lainnya.

Eco-Thriller: sebuah kisah di mana sang tokoh melawan beberapa bencana ekologis dan seringkali juga harus melawan orang-orang yang bertanggung jawab untuk menciptakan bencana itu.

Erotis: cerita thriller di mana seks memainkan peran utama.

Spionase: novel mata-mata klasik dimana tokohnya harus melawan mata-mata musuh atau teroris.

Forensik: cerita thriller yang menampilkan ahli forensik.

Historis: cerita thriller yang terjadi dalam periode sejarah yang spesifik.

Horor: sebuah cerita menegangkan yang umumnya menampilkan beberapa penjahat mengerikan. Dalam subgenre ini, ketakutan dan kekerasan memainkan peran utama, lengkap dengan deskripsi grafis.

Law: cerita thriller di mana seorang pengacara menghadapi musuh di luar maupun di dalam ruang sidang, umumnya mempertaruhkan nyawanya sendiri.

Medis: cerita thriller yang menampilkan personel medis, baik melawan ancaman medis seperti virus di seluruh dunia, atau penggunaan teknologi medis yang ilegal atau tidak bermoral.

Militer: cerita thriller yang menampilkan protagonis militer, sering kali bekerja di belakang garis musuh atau sebagai bagian dari pasukan khusus.

Police Procedural: cerita thriller kriminal yang mengikuti polisi saat mereka menyelesaikan kasus.

Intrik Politik: cerita thriller di mana sang tokoh harus menyelesaikan masalah stabilitas pemerintahan.

Psikologis: cerita thriller yang menegangkan di mana konflik antara karakter bersifat mental dan emosional daripada fisik.

BACA JUGA:   3 Contoh Penulisan Daftar Pustaka Yang Benar Sesuai Format

Romantis: cerita thriller di mana protagonis terlibat secara romantis.

Supernatural: cerita thriller di mana protagonis, antagonis, atau keduanya memiliki kekuatan supranatural.

Teknologi: cerita thriller di mana teknologi menjadi pusat plot.

FIKSI ILMIAH DAN FANTASI

Alternative History: fiksi spekulatif yang mengubah kisah sejarah.

Fantasi Arthurian: pengerjaan ulang legenda Raja Arthur dan Ksatria Meja Bundar.

Fantasi Bangsian: cerita yang berspekulasi tentang kehidupan setelah kematian orang-orang terkenal.

Biopunk: perpaduan antara cerita noir, anime Jepang, dan elemen post-modern yang digunakan untuk menggambarkan masyarakat biotek nihilistik bawah tanah.

Fantasi Anak-anak: gaya fantasi yang lebih ramah dan lembut yang ditujukan untuk pembaca yang sangat muda.

Komik: fantasi atau fiksi ilmiah yang memuat dark humor.

Cyberpunk: cerita yang menampilkan orang yang tangguh dalam masa depan berteknologi tinggi di mana komputer telah menghasilkan perubahan besar dalam masyarakat.

Dark Fantasy: kisah-kisah yang berfokus pada sihir yang mengerikan.

Dystopian: cerita yang menggambarkan dunia masa depan yang suram.

Erotis: Fiksi Ilmiah atau subgenre fantasi yang berfokus pada seksualitas.

Game-Related Fantasy: cerita dengan plot dan tokoh yang berdasarkan pada game role-playing tertentu seperti Dungeons and Dragons.

Hard Scifi: kisah yang melibatkan ilmu sains di masa kini maupun di masa depan.

Soft Scifi: subgenre scifi yang berdasarkan ilmu yang lebih subjektif termasuk, psikologi, sosiologi, antropologi, dll.

Heroic Fantasy: kisah perang dan para pahlawannya.

Fantasi Tinggi/Epik: kisah-kisah dengan penekanan pada nasib seluruh ras atau bangsa, seringkali menampilkan tokoh pahlawan muda yang melawan kejahatan.

Historis: fiksi spekulatif yang terjadi dalam periode sejarah spesifik.

Scifi Militer: cerita perang yang mengekstrapolasi teknologi dan taktik militer yang ada ke masa depan.

Mystery Scifi: perpaduan lintas genre yang dapat berupa kisah Scifi dengan sentral misteri atau cerita detektif klasik dengan elemen Scifi.

Mythic Fiction: cerita yang terinspirasi, atau meniru, mitos klasik, legenda, dan dongeng.

Space Opera: subgenre scifi yang membahas tentang perang luar angkasa.

Spy-Fi: kisah spionase dengan elemen scifi yang melibatkan penggunaan gadget berteknologi tinggi.

Steampunk: jenis sejarah alternatif tertentu di mana tokoh dari zaman Victorian memiliki akses ke teknologi abad 20.

New Age: subgenre fiksi spekulatif yang membahas subjek okultisme seperti astrologi, fenomena psikis, penyembuhan spiritual, UFO, dan mistisisme.

Post-Apocalyptic: kisah kehidupan di Bumi setelah kiamat, berfokus pada perjuangan untuk bertahan hidup.

Romance: fiksi spekulatif di mana asmara memainkan peran penting.

Religius: berpusat pada ide-ide teologis, dan tokoh yang diperintah oleh keyakinan agama mereka.

Science Fantasy: cerita fantasi yang didukung oleh penjelasan ilmiah atau pseudo-ilmiah.

Scifi Sosial: cerita yang berfokus pada bagaimana karakter bereaksi terhadap lingkungannya biasanya melibatkan sindiran sosial.

Superhero: cerita yang menampilkan tokoh dengan kekuatan atau kemampuan manusia super.

Sword and Magic: genre klasik yang sering kali berlatarkan periode abad pertengahan.

Thriller Scifi: sebuah kisah scifi yang mengambil unsur-unsur thriller klasik.

Time-Travel: cerita berdasarkan konsep maju atau mundur dalam waktu, sering menggali keberadaan dunia paralel.

Urban Fantasy: kisah fantasi di mana kekuatan dan karakter magis dari urban legend muncul dalam konteks modern yang norma.

BACA JUGA:   Copy Editing dan Proofreading: Apa Pengertiannya?

Vampir: variasi dari legenda vampir klasik, baru-baru ini mengambil banyak variasi seksual dan romantis.

Wuxia: kisah fantasi yang memiliki setting tradisi seni bela diri dan filosofi Tiongkok.

Young Adult: fiksi spekulatif yang ditujukan untuk penonton remaja, sering kali menampilkan tokoh yang seumuran atau sedikit lebih tua dari pembaca.

MYSTERY DAN CRIME

Detektif Amatir: sebuah misteri yang dipecahkan oleh seorang amatir, yang umumnya memiliki beberapa profesi atau afiliasi yang menyediakan akses langsung ke informasi tentang kejahatan tersebut.

Child in Peril: sebuah misteri yang melibatkan penculikan atau penganiayaan terhadap seorang anak.

Classic Whodunit: kejahatan yang diselesaikan oleh seorang detektif, dari sudut pandang detektif, dengan semua petunjuk tersedia untuk pembaca.

Detektif Kikuk: sebuah misteri yang sering kali menampilkan seorang detektif yang sangat tidak terampil.

Cozy: sebuah misteri yang terjadi di kota kecil—terkadang di satu rumah—di mana semua tersangka hadir dan akrab satu sama lain, kecuali sang detektif, yang biasanya adalah orang luar yang eksentrik.

Courtroom Drama: sebuah misteri yang terjadi melalui sistem peradilan seringkali berupa upaya pengacara pembela untuk membuktikan bahwa kliennya tidak bersalah dengan menemukan pelaku sebenarnya.

Dark Thriller: sebuah misteri yang menggabungkan faktor ketakutan dan kekerasan grafis dari genre horor.

Forensik: misteri yang dipecahkan melalui lab forensik, menampilkan banyak detail dan prosedur ilmiah.

Heists and Capers: genre “antihero” yang berfokus pada perencanaan dan pelaksanaan kejahatan, diceritakan dari sudut pandang penjahat.

Historis: sebuah misteri yang terjadi dalam periode sejarah yang spesifik dengan banyak penekanan pada detail latar.

Ruang Terkunci: sebuah misteri di mana kejahatan tampaknya dilakukan dalam keadaan yang tidak mungkin (tetapi akhirnya memunculkan penjelasan yang rasional).

Medis: subgenre scifi yang umumnya melibatkan ancaman medis (misalnya, epidemi virus), atau penggunaan teknologi medis yang tidak sah.

Police Procedural: kejahatan yang diselesaikan dari sudut pandang polisi, mengikuti prosedur kehidupan nyata yang terperinci.

Detektif Swasta: Berfokus pada detektif swasta yang dibayar untuk menyelesaikan kasus tertentu.

Psychological thriller: misteri berfokus pada seluk-beluk kejahatan dan apa yang memotivasi pelaku untuk melakukannya.

Romantis: sebuah misteri di mana para pemecah kejahatan jatuh cinta.

Thriller Tekno: spin-off dari misteri thriller tradisional, dengan penekanan pada teknologi tinggi.

Woman in Jeopardy: berfokus pada wanita yang berada dalam bahaya karena kejahatan, dan perjuangannya untuk mengatasi atau mengecoh pelaku.

Young Adult: sebuah cerita yang ditujukan untuk penonton remaja, dengan seorang detektif yang umumnya seumuran atau sedikit lebih tua dari pembaca. Tokoh utama biasanya mengejar penjahat yang umumnya tidak terlalu kejam. Tetapi seringkali sama menakutkannya seperti yang ada dalam misteri dewasa.


Join Komunitas Bersama 1200+ Penulis!

Ingin tahu lebih banyak tentang dunia penulisan? Gabung dengan 1200+ penulis lainnya di Grup Menulis Tika Widya. Di sini, kamu bisa saling berbagi, saling dukung, plus latihan menulis dengan berbagai challenge yang menegangkan!

Sejak 2018, Tika Widya sudah menjadi pejuang kata-kata dengan membuka layanan penulisan, membangun komunitas penulis, meraih prestasi nasional - internasional dan mendapatkan sertifikasi profesi dari BNSP. Kini, ia memiliki kelas penulisan sendiri sekaligus mengajar di Tempo Institute. Tika Widya selalu siap menjadi sahabat menulis favorit yang mendampingi siapapun untuk mengejar mimpi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *