Apa itu Ghostwriter? Ini Pengertiannya!
Writingpedia

Apa itu Ghostwriter? Ini Pengertiannya!

Pernahkah kamu mengenal istilah ghostwriter? Sebutan ghostwriter mungkin sudah sering kamu dengar di kalangan penulis.Tapi, tahukah kamu apa itu ghostwriter?

Untuk memahami seputar ghostwriter, simak penjelasan berikut dengan baik, yuk!

Apa itu Ghostwriter?

Pertama-tama, kamu harus memahami pengertian dari ghostwriter. Nah. apa itu ghostwriter?

Ghostwriter adalah seorang penulis yang bekerja pada klien untuk menulis keperluan-keperluan klien tersebut. Atau dengan kata lain, pekerjaan ghostwriter adalah membuat konten berupa tulisan yang dibutuhkan oleh klien. 

Contohnya seperti artikel kegiatan dan konten media sosial. Klien ini dapat berupa perorangan maupun perusahaan. 

Tulisan karya ghostwriter merupakan milik klien yang mempekerjakannya. Klien tersebut memiliki hak penuh dari tulisan buatan seorang ghostwriter.

Oleh karena itu, klien dapat merevisi, memperbanyak, menyebarkan, serta menjual tulisan secara bebas.

Keuntungan Menjadi Ghostwriter

Walaupun nama kamu tidak tercantum sebagai penulis konten, ternyata menjadi ghostwriter juga memiliki banyak keuntungan, lho.

Apa saja keuntungan menjadi ghostwriter?

Keuntungan yang pertama adalah mendapat bayaran atau fee yang lebih besar daripada penulis biasa. Pada umumnya, bayaran ghostwriter untuk sebuah konten lebih besar sekitar 15-20% dari bayaran penulis biasa.

Selanjutnya, keuntungan kedua adalah memiliki relasi dengan klien. Jika klien merasa cocok dengan tulisan yang kamu buat, mereka pasti akan menggunakan jasamu kembali. Tidak menutup kemungkinan pula, klien akan merekomendasikan jasamu ke pihak-pihak lainnya.

Selain kedua hal itu, keuntungan menjadi ghostwriter lainnya adalah kamu dapat memiliki banyak karya tulis untuk kamu cantumkan ke dalam portofolio. 

Baca Juga: Pekerjaan Penulis Novel di Indonesia

BACA JUGA:   Apa itu Outline Novel? 4 Metode dan Tips Menulisnya

Cara Menjadi Ghostwriter

Setelah memahami pengertian dan keuntungan dari ghostwriter, berikut ini cara menjadi ghostwriter yang perlu kamu ketahui.

Memahami SEO

Biasanya, klien menggunakan jasa ghostwriter untuk membuat konten yang berhubungan dengan SEO, contohnya seperti artikel SEO. 

Oleh karena itu, pemahaman SEO yang baik merupakan sebuah skill yang sangat diperlukan ghostwriter.

Melatih menulis konten

Kamu dapat mengasah kemampuan menulis konten dengan banyak belajar mengenai bagaimana cara menulis konten yang baik. Mulai dari penulisan judul dan isi konten.

Membuat portofolio

Susunlah portofolio dari konten buatanmu. Hal ini akan memudahkan kamu dalam meyakinkan klien dalam menggunakan jasamu.

Mencari klien

Dan yang paling penting adalah dengan aktif mencari klien. Kamu dapat mencari klien di berbagai platform pekerjaan, baik itu aplikasi maupun website.

Selain itu, kamu juga dapat mempromosikan jasamu di berbagai media sosial.

Nah, itu dia beberapa hal mengenai ghostwriter yang perlu kamu ketahui. Mulai dari pengertiannya, keuntungan serta langkah-langkah menjadi ghostwriter. Jadi bagaimana, apakah kamu tertarik untuk menjadi ghostwriter?

Sejak 2018, Tika Widya sudah menjadi pejuang kata-kata dengan membuka layanan penulisan, membangun komunitas penulis, meraih prestasi nasional - internasional dan mendapatkan sertifikasi profesi dari BNSP. Kini, ia memiliki kelas penulisan sendiri sekaligus mengajar di Tempo Institute. Tika Widya selalu siap menjadi sahabat menulis favorit yang mendampingi siapapun untuk mengejar mimpi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *