Apa yang Dimaksud dengan Penulisan Karya Ilmiah Harus Objektif dan Faktual?Apa yang Dimaksud dengan Penulisan Karya Ilmiah Harus Objektif dan Faktual?

Apakah kamu pernah melakukan sebuah penelitian? Setelah kamu melakukan penelitian, kamu harus membuat sebuah laporan atau karya ilmiah. Penulisan karya ilmiah berfungsi untuk kepentingan akademik berdasarkan logika, penalaran, data, dan fakta. Oleh karena itu, penulisan karya ilmiah harus objektif dan faktual.

Ciri-ciri Karya Ilmiah

Karya ilmiah merupakan salah satu jenis karya tulis untuk memecahkan suatu masalah berdasarkan data, fakta, dan solusi mengenai topik yang telah kamu bahas.

Karya ilmiah cocok untuk digunakan dalam lembaga-lembaga penelitian dan survei karena penulisannya yang terstruktur berdasarkan logika dan penalaran

Ciri-ciri karya ilmiah di antaranya adalah:

  • Sistematis dan terstruktur.
  • Bersifat logis berdasarkan penalaran.
  • Bersifat objektif dan faktual, sehingga dapat diuji kebenarannya.
  • Mengaitkan argumentasi teoretis dan empiris.
  • Terdapat hipotesis serta solusinya.

Terdapat beberapa hal yang esensial dalam penulisan karya ilmiah. Terdapat dua hal yang sangat penting, yaitu objektivitas dan faktualitas. Mengapa kedua hal tersebut sangat penting? Berikut adalah penjelasannya.

Mengutamakan Objektivitas dan Faktualitas

Seperti yang kamu ketahui, membuat laporan hasil penelitian atau karya ilmiah membutuhkan data dan fakta yang sebenarnya terjadi. Karya ilmiah harus memerlukan objektivitas dan faktualitas untuk melihat kualitas dan validitas hasil penelitian yang telah kamu lakukan. 

Objektivitas merupakan kondisi di mana penulis tidak terpengaruh oleh pendapat atau perasaan pribadi agar masyarakat umum dapat menerima penelitian yang kamu lakukan dengan baik.  Kamu juga tidak harus memihak pada satu pihak saja.

Sedangkan faktualitas merupakan kondisi di mana informasi yang kamu berikan dalam laporan hasil penelitian atau karya ilmiah benar adanya dan dapat dipertanggungjawabkan agar masyarakat dapat menerima dan mempercayai penelitian yang telah kamu lakukan.

BACA JUGA:   Cara Menulis Daftar Pustaka dari Prosiding Lengkap dengan Contohnya

Selain itu, kamu juga harus menggunakan sumber dan referensi yang terpercaya untuk memastikan bahwa informasi yang kamu terima adalah benar sebelum kamu paparkan ke dalam karya ilmiah.

Demikian pembahasan mengapa penulisan karya ilmiah harus objektif dan faktual. Di samping untuk kebutuhkan pendidikan dan belajar untuk pelajar dan mahasiswa, karya ilmiah juga berfungsi sebagai referensi dan sumber untuk penelitian serupa.

By Tika Widya

Tika Widya C.DMP adalah seorang penulis yang sudah menekuni industri kreatif secara profesional sejak tahun 2018. Ia telah menjadi content writer, copywriter dan creative writer pada lebih dari 914+ proyek penulisan skala nasional dan internasional. Pada tahun 2024, ia berhasil menjadi satu-satunya penulis Indonesia yang masuk daftar Emerging Writer Australia-Asia. Kini, Tika Widya mengajar menulis lewat Tikawidya.com, Tempo Institute dan Kelas Bersama. Ia juga membentuk Komunitas Belajar Nulis yang aktif mengawal 1800+ penulis dari seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan menyemarakkan industri literasi nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *