Kalimat Efektif untuk Pengantar Penulisan Tujuan Karya IlmiahKalimat Efektif untuk Pengantar Penulisan Tujuan Karya Ilmiah

Menulis karya tulis ilmiah memerlukan cara yang efektif dan jelas sehingga pembaca dapat mengerti dengan lebih mudah isi tulisanmu. Salah satu penggunaannya perlu kamu terapkan pada penulisan kalimat efektif untuk pengantar penulisan tujuan karya ilmiah seperti penjelasan berikut: 

Tujuan penulisan karya ilmiah

Melalui penulisan karya ilmiah, maka kamu telah menyumbangkan pengetahuan dan pemikiran, baik berupa konsep secara teoritis maupun praktis. Tujuan lainnya dari penulisan karya ilmiah adalah sebagai berikut:

  1. Melatih ide dan menghasilkan penelitian berbentuk karya ilmiah secara sistematis dan metodologis.
  2. Untuk sarana transformasi pengetahuan dari sekolah ke masyarakat.
  3. Agar siswa maupun mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen pengetahuan, tetapi juga dapat berperan sebagai produsen pengetahuan.
  4. Sebagai sarana untuk membuktikan pengetahuan serta potensi ilmiah siswa atau mahasiswa dalam memecahkan masalah.
  5. Untuk melatih keterampilan melakukan penelitian agar bisa tercipta ilmu pengetahuan baru.
  6. Untuk meluaskan wawasan serta pengetahuan bagi penulis dan pembacanya.
  7. Menginformasikan, menganalisis, serta membujuk dengan cara lugas dan memungkinkan pembaca terlibat secara kritis dalam topik ilmiah yang kamu angkat. 

Ciri-ciri kalimat efektif

Dalam menulis pengantar tujuan karya ilmiah, kamu memerlukan penggunaan kalimat efektif agar pembaca mudah mengerti hal yang kamu bahas. Berikut adalah beberapa ciri kalimat efektif:

  1. Penggunaan kata yang tepat

Pastikan kamu tidak menggunakan kalimat ambigu atau multitafsir. Contoh:

“Fina mengidentifikasi identitas buku sejarah bahasa yang baru”. Kalimat tersebut bermakna ganda dan peletakan kata “baru” bisa kamu sesuaikan dengan konteks yang ingin kamu sampaikan, bisa menjadi: “Fina mengidentifikasi identitas buku barunya yang membahas tentang sejarah bahasa”

  1. Kesepadaan

Tulislah kalimat yang mengandung unsur S-P-O-K agar kalimat seimbang. Contoh:

Adi pergi ke sekolah, kemudian pergi ke rumah (tidak efektif)

BACA JUGA:   Cara Menulis Hasil Pengamatan yang Benar dan Terstruktur

Adi pergi ke sekolah, kemudian ke rumah (efektif)

  1. Satu kesatuan yang padu

Kalimat padu membuat informasi yang kamu sampaikan tidak terbagi-bagi. 

Contoh:

Tulisan itu berisi tentang pembahasan artikel dapat dikelompokkan menjadi artikel hasil penelitian dan artikel populer (tidak efektif).

Tulisan itu berisi pembahasan tentang pengelompokkan artikel, yaitu artikel hasil penelitian dan artikel populer (efektif).

  1. Kehematan

Pastikan tidak ada pengulangan atau penggunaan kata jamak yang berlebihan dalam kalimatmu. 

Contoh:

Akhir-akhir belakangan ini masalah limbah menjadi topik utama (tidak efektif)

Akhir-akhir ini masalah limbah menjadi topik utama (efektif)

  1. Sejajar

Ada kesetaraan dalam kalimat yang efektif:

Contoh:

Dina membantu Adi dengan digotong ke pesisir pantai (tidak efektif).

Dina membantu Adi dengan menggotong ke pesisir pantai (efektif).

Kalimat efektif untuk pengantar penulisan tujuan karya ilmiah di atas penting untuk kamu gunakan agar menghasilkan tulisan ilmiah yang baik.

By Tika Widya

Tika Widya C.DMP adalah seorang penulis yang sudah menekuni industri kreatif secara profesional sejak tahun 2018. Ia telah menjadi content writer, copywriter dan creative writer pada lebih dari 914+ proyek penulisan skala nasional dan internasional. Pada tahun 2024, ia berhasil menjadi satu-satunya penulis Indonesia yang masuk daftar Emerging Writer Australia-Asia. Kini, Tika Widya mengajar menulis lewat Tikawidya.com, Tempo Institute dan Kelas Bersama. Ia juga membentuk Komunitas Belajar Nulis yang aktif mengawal 1800+ penulis dari seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan menyemarakkan industri literasi nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *