Penulisan Taksonomi yang Benar
Penulisan Taksonomi yang Benar

Tahukah kamu bagaimana cara penulisan taksonomi yang benar? Penulisan taksonomi hewan atau tumbuhan adalah hal penting yang perlu ketahui. Terutama jika kamu adalah orang yang mempelajari ilmu alam.

Berikut ini cara penulisan taksonomi yang perlu kamu simak!

Apa itu Taksonomi?

Taksonomi adalah ilmu yang mempelajari pengelompokkan makhluk hidup yang ada di dunia. Dengan taksonomi, makhluk hidup diklasifikasikan berdasarkan ciri-cirinya.

Untuk memberi nama semua makhluk hidup yang ada dalam taksonomi, dibuatlah sistem penamaan ilmiah biologi. Sistem ini adalah aturan binomial nomenklatur. 

Tujuan sistem penamaan ilmiah ini yaitu untuk mempermudah pengidentifikasian makhluk hidup. Kita bisa mengetahui apakah suatu makhluk hidup memiliki hubungan dengan makhluk lainnya melalui aturan penamaan ini.

Cara Penulisan Taksonomi yang Benar

Penulisan nama ilmiah makhluk hidup, baik hewan dan tumbuhan, terdiri atas dua unsur. Unsur yang pertama adalah genus makhluk hidup dan unsur yang kedua adalah spesiesnya. Berikut ini ketentuan penulisan nama ilmiah yang benar.

Gunakan Huruf Kapital pada Penulisan Genus

Cara penulisan genus dan spesies yang benar adalah genus di awal dan spesies di akhir. Penulisan genus harus menggunakan huruf kapital di depannya. Sedangkan penulisan spesies menggunakan huruf kecil semua.

Gunakan Tulisan Miring atau Garis Bawah

Nama ilmiah suatu makhluk hidup harus di-italic (cetak miring) jika pada komputer dan menggunakan garis bawah jika tulis tangan.

Gabung Nama Spesies Jika Memiliki 2 Unsur

Jika suatu makhluk hidup memiliki spesies yang terdiri atas dua unsur, maka nama spesies tersebut dapat kamu gabung atau gunakan tanda strip (-). 

BACA JUGA:   6 Cara Penulisan Dialog Yang Benar sesuai PUEBI!

Letakkan Nama Penemu di Akhir

Nama penemu makhluk hidup adalah optional. Jika kamu ingin mencantumkannya, kamu bisa meletakkan nama singkatannya di akhir.

Contoh Penulisan Taksonomi yang Benar

Agar kamu semakin paham, berikut ini contoh-contoh penulisan taksonomi yang benar yang perlu kamu perhatikan.

  • Padi – Oryza sativa 
  • Jagung – Zea mays
  • Jambu Biji – Psidium guajava
  • Harimau – Panthera tigris
  • Badak – Rhinoceros sondaicus

Dan untuk penulisan nama ilmiah 3 kata, kamu bisa mengikuti contoh berikut.

Hibiscus rosasinensis atau Hibiscus rosa-sinensis.

Nah, itu dia cara penulisan taksonomi yang benar. Sekarang, jangan sampai salah menulisnya lagi, ya!

By Tika Widya

Tika Widya C.DMP adalah seorang penulis yang sudah menekuni industri kreatif secara profesional sejak tahun 2018. Ia telah menjadi content writer, copywriter dan creative writer pada lebih dari 914+ proyek penulisan skala nasional dan internasional. Pada tahun 2024, ia berhasil menjadi satu-satunya penulis Indonesia yang masuk daftar Emerging Writer Australia-Asia. Kini, Tika Widya mengajar menulis lewat Tikawidya.com, Tempo Institute dan Kelas Bersama. Ia juga membentuk Komunitas Belajar Nulis yang aktif mengawal 1800+ penulis dari seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan menyemarakkan industri literasi nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *