menulis hasil pengamatan

Setelah melakukan pengamatan, hasil yang kamu dapat harus dilaporkan dalam sebuah format terstruktur. Format ini bernama laporan hasil pengamatan. Berikut ini cara menulis hasil pengamatan dalam bentuk laporan yang perlu kamu perhatikan.

Memperhatikan Unsur-Unsur Laporan Hasil Pengamatan

Sebelum menulis laporan hasil pengamatan, kamu perlu mengetahui unsur-unsurnya terlebih dahulu. Unsur-unsur ini harus kamu perhatikan dan cantumkan ke dalam laporan.

Beberapa unsur pada laporan hasil pengamatan ini di antara lain yaitu:

  1. Objek pengamatan
  2. Waktu pengamatan
  3. Tempat pengamatan
  4. Tujuan pengamatan
  5. Hasil pengamatan

Memahami Ciri-Ciri Laporan Hasil Pengamatan

Selain unsur, hal lain yang juga perlu kamu pahami adalah ciri dari laporan hasil pengamatan. Laporan hasil pengamatan memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan teks lainnya.

Adapun ciri-ciri dari teks laporan hasil pengamatan ini yaitu:

  1. menggunakan bahasa baku dan jelas, tidak menimbulkan makna ganda (ambigu)
  2. berdasarkan fakta yang ada
  3. tersusun secara sistematis atau berurutan
  4. singkat, padat, dan jelas

Mengetahui Struktur Laporan Hasil Pengamatan

Setelah mengetahui unsur penting dan ciri-cirinya, kamu bisa mulai menyusun laporan hasil pengamatan. Untuk menyusun laporan ini, kamu harus sesuaikan urutannya dengan struktur laporan pengamatan. 

Apa saja isi laporan pengamatan yang perlu dicantumkan? Berikut ini struktur laporan hasil pengamatan yang benar.

  1. Judul laporan pengamatan
  2. Objek pengamatan
  3. Hari dan tanggal pengamatan
  4. Tempat pengamatan
  5. Tujuan pengamatan
  6. Hasil pengamatan

Contoh Laporan

Agar kamu semakin paham, berikut ini contoh laporan hasil pengamatan yang bisa kamu simak.

Laporan Hasil Pengamatan

Adaptasi Tingkah Laku pada Hewan 

Objek Pengamatan : Cicak dan Bunglon

BACA JUGA:   Referensi Cetak atau Referensi Daring, Mana yang Kamu Pilih?

Waktu Pengamatan : Senin, 6 Februari 2023

Tempat Pengamatan : Lingkungan SDN 04 Jakarta

Hasil Pengamatan :

Setiap makhluk hidup memiliki caranya sendiri untuk beradaptasi dengan lingkungan. Begitu juga dengan cicak dan bunglon. Kedua hewan tersebut memiliki cara adaptasi yang berbeda untuk menghindar dari musuh.

Ketika merasa terancam, cicak akan memutuskan ekornya untuk lari dari musuh. Sedangkan bunglon beradaptasi melalui menyesuaikan warna kulitnya dengan lingkungan sekitar. Proses ini bisa kita sebut dengan mimikri. Dengan mimikri, bunglon akan mengelabui musuhnya agar tidak melihat dan menyerangnya.Setelah mengetahui unsur, ciri, struktur, serta contoh laporan hasil pengamatan di atas, tentunya sekarang kamu sudah semakin paham, bukan? Jadi, jangan sampai bingung lagi dalam menulis hasil pengamatan, ya! Terus ikuti artikel terbaru dari Tika Widya, agar tidak ketinggalan informasi.

By Tika Widya

Tika Widya C.DMP adalah seorang penulis yang sudah menekuni industri kreatif secara profesional sejak tahun 2018. Ia telah menjadi content writer, copywriter dan creative writer pada lebih dari 914+ proyek penulisan skala nasional dan internasional. Pada tahun 2024, ia berhasil menjadi satu-satunya penulis Indonesia yang masuk daftar Emerging Writer Australia-Asia. Kini, Tika Widya mengajar menulis lewat Tikawidya.com, Tempo Institute dan Kelas Bersama. Ia juga membentuk Komunitas Belajar Nulis yang aktif mengawal 1800+ penulis dari seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan menyemarakkan industri literasi nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *