line editing

Dalam artikel ini, aku akan membahas tentang line editing. Mungkin kamu pernah mendengar istilah ini sekali dua kali. Nah, untuk nge-refresh memorimu, yuk, kita bahas line editing lebih dalam!

Apa Itu Line Editing?

Line editing adalah proses editing yang dilakukan setelah structural editing, tetapi sebelum copy editing dan proofreading. 

Tujuannya adalah untuk memperbaiki dan menyempurnakan teks dengan memperhatikan setiap barisnya. 

Line editing memastikan bahwa setiap kalimat dalam tulisan kamu jelas, padat, dan terstruktur dengan baik.

Apa yang Diperiksa dalam Line Editing?

Nah, kamu pasti penasaran apa saja yang diperiksa saat line editing. Ini adalah aspek tulisan yang jadi fokus dalam line editing: 

1. Struktur Kalimat

Line editor akan memastikan bahwa setiap kalimat dalam tulisan kamu jelas, padat, dan terstruktur dengan baik. Mereka akan memperbaiki kalimat yang panjang dan rumit agar lebih mudah dipahami.

Contoh: 

“Dia memutuskan untuk pergi karena dia merasa tidak nyaman berada di sana.” diubah menjadi “Dia memutuskan pergi karena merasa tidak nyaman.”

Alasan: Penggunaan kata yang lebih sedikit membuat kalimat lebih padat dan langsung ke intinya, sehingga lebih mudah dipahami oleh pembaca.

2. Pilihan Kata

Line editor akan memeriksa dan menyempurnakan kosakata yang kamu gunakan. Mereka akan memilih kata-kata yang paling efektif untuk menyampaikan pesan dengan jelas dan tepat.

Contoh: 

“Dia menggunakan kata-kata yang sangat indah dalam pidatonya.” diubah menjadi “Pidatonya dihiasi dengan kata-kata indah.”

Alasan: Kalimat yang baru lebih padat dan efektif dalam menyampaikan pesan yang sama dan menghindari pengulangan kata. 

BACA JUGA:   Self-Editing: Pengertian, Manfaat dan Tahapan Swasunting

3. Suara dan Alur

Line editor akan memperhatikan ritme dan alur kalimat. Mereka akan memastikan bahwa setiap kalimat memiliki ritme yang baik dan alur yang lancar, sehingga tulisan kamu lebih enak dibaca.

Contoh: 

“Dia berjalan ke toko, lalu dia membeli roti, setelah itu dia pulang.” diubah menjadi “Dia berjalan ke toko, membeli roti, lalu pulang.”

Alasan: Perubahan ini membuat kalimat lebih ringkas dan alurnya lebih lancar, menghilangkan kata-kata yang tidak perlu untuk menjaga ritme yang baik.

Hasil dari Line Editing

Setelah melalui proses line editing, tulisan kamu akan terlihat lebih padat, mengalir dan menarik. Line editing adalah langkah untuk memastikan setiap kalimat dalam tulisan kamu terstruktur dengan baik dan enak dibaca. 

Setelah tahapan line editing selesai, tulisan kamu akan diperiksa lebih lanjut dalam tahapan copy editing sebelum akhirnya masuk ke tahap proofreading.

Pesan untuk Penulis

Sebagai penulis, kamu tidak boleh melewatkan tahap line editing. Masih bingung? Kamu bisa bergabung dengan Komunitas Belajar Nulis by Tika Widya yang sudah berisi lebih dari 1800+ penulis dari seluruh Indonesia. Di sana, kamu bisa belajar banyak hal dari sesama penulis dan line editor yang lebih berpengalaman.

Sekian dulu pembahasan tentang line editing. Semoga artikel ini bermanfaat dan membuat kamu lebih paham tentang pentingnya line editing dalam proses penulisan. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

By Tika Widya

Tika Widya C.DMP adalah seorang penulis yang sudah menekuni industri kreatif secara profesional sejak tahun 2018. Ia telah menjadi content writer, copywriter dan creative writer pada lebih dari 914+ proyek penulisan skala nasional dan internasional. Pada tahun 2024, ia berhasil menjadi satu-satunya penulis Indonesia yang masuk daftar Emerging Writer Australia-Asia. Kini, Tika Widya mengajar menulis lewat Tikawidya.com, Tempo Institute dan Kelas Bersama. Ia juga membentuk Komunitas Belajar Nulis yang aktif mengawal 1800+ penulis dari seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan menyemarakkan industri literasi nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *