7 Cara Penulisan Judul Artikel yang Benar dan Contohnya!7 Cara Penulisan Judul Artikel yang Benar dan Contohnya!

Penulis pemula rata-rata masih bingung gimana caranya menulis judul artikel. Padahal, penulisan judul artikel yang benar adalah salah satu penentu performa artikel kamu, baik di mata klien, target pembaca maupun mesin pencari.

Ketika kamu menjual jasa penulisan artikel untuk media, perusahaan, atau publikasi digital lainnya, ada setidaknya 3 hal yang harus diperhatikan:

  • Pertama, judul harus bisa menarik perhatian target pembaca
  • Selanjutnya, judul harus menghasilkan performa yang baik di search engine
  • Dan, yang terakhir, judul harus bisa menonjol di tengah banyaknya konten lainnya

Terdengar sulit? Tenang! Artikel kali ini akan membahas soal 7 langkah penulisan judul artikel yang benar, terutama untuk artikel yang akan kamu publikasikan secara digital.

1. Panjang Judul Harus di Bawah 60 Karakter (Karakter BUKAN Kata)

Nah, pertama-tama, panjang judul itu penting banget. Kenapa? Karena Google punya batas panjang judul yang bisa ditampilkan di hasil pencarian. Kira-kira batasnya itu 60 karakter. Kalau judulnya lebih panjang dari itu, bagian akhir judulnya bisa terpotong.

PENTING: Karakter itu bukan kata, ya. Jumlah karakter = jumlah huruf, spasi, dan karakter lainnya dalam sebuah tulisan. Misalnya, kita lihat di hasil pencarian Google. Ada dua judul yang berbeda:

  • “10 Destinasi Wisata Tersembunyi di Indonesia yang Wajib Dikunjungi” – ini pas, karena panjangnya pas di bawah 60 karakter.
  • “Strategi Investasi Saham Jangka Panjang untuk Pemula dengan Analisis Teknikal dan Fundamental Lengkap” – ini terlalu panjang dan mungkin terpotong.

Solusi untuk Judul yang Terpotong

Untuk menghindari judul terpotong oleh Google, ada dua cara:

  1. Buat Judul Pendek: Pastikan judulnya kurang dari 60 karakter.
  2. Gunakan SEO Title: Kalau judul utamanya panjang, buat judul SEO yang lebih pendek tapi masih mirip, biar gak bikin bingung mesin pencari Google.

Misalnya, judul panjangnya adalah “Cara Efektif Meningkatkan Skill Programming untuk Pemula (dengan Studi Kasus dan Contoh)” Ini bisa disingkat menjadi “Meningkatkan Skill Programming untuk Pemula + Studi Kasus”

2. Judul Harus Fokus pada Keyword

Selanjutnya, ingat ya, setiap judul harus mengandung kata kunci atau keyword yang jadi fokus kita. Ini penting buat ranking di pencarian.

BACA JUGA:   5 Jenis Artikel SEO Lengkap dengan Contohnya

Misalnya, kata kuncimu adalah “tips keuangan”. Maka, judul artikel bisa dalam Bahasa Indonesia, seperti “Tips Keuangan Pintar untuk Mahasiswa: Hemat dan Efektif”.

Nah, gitu deh kira-kira. Penting banget untuk perhatikan panjang dan kata kunci di judul, biar artikel kita bisa bersinar di halaman pencarian Google. Ada pertanyaan lagi? Feel free to ask!

3. Judul Artikel yang Bagus itu Unik

Image created by Tika Widya using DALL-E 3

Pernah gak sih kamu merasa bingung ketika lihat banyak judul artikel yang mirip-mirip di Google? Nah, itu kenapa penting banget buat kita bikin judul yang unik. Kita gak mau kan artikel kita cuma jadi “salah satu dari sekian banyak” di mata pembaca?

Cari Tahu yang Sudah Ada

Langkah pertama dalam penulisan judul artikel yang benar dan unik adalah cek dulu judul-judul artikel yang udah ada di halaman pertama Google buat kata kunci yang kamu fokusin. Ini penting buat tahu apa yang udah ditawarkan sama orang lain.

Bikin yang Beda

Setelah itu, brainstorming deh, cari cara bikin judul yang beda dari yang lain. Misalnya, kalau banyak yang udah nulis “Tips Diet Sehat dalam 30 Hari”, mungkin kamu bisa tulis “Strategi Diet Sehat Tanpa Lapar: Panduan 30 Hari”.

Jangan Plagiat

Yang paling penting: jangan pernah nyontek judul orang lain! Plagiat itu gak etis dan bisa merusak reputasi kamu sebagai penulis.

Contoh Praktik Menulis Judul yang Unik

Misalnya nih, kata kuncinya adalah “belajar coding“. Kalau di Google banyak yang judulnya “Panduan Lengkap Belajar Coding untuk Pemula“, kamu bisa coba bikin judul kayak “Mulai Coding dari Nol: Tips & Trik Untuk Pemula“.

4. Judul Harus Bisa Memantik Emosi Pembaca, Gunakan Power Words!

Apa itu Power Words? Power words adalah kata-kata yang punya kekuatan khusus untuk menarik perhatian dan membangkitkan reaksi psikologis atau emosional dari pembaca. Jadi, saat kamu menggunakannya, pembaca bisa langsung tertarik atau merasakan sesuatu saat mereka baca judul artikelmu.

Nah, di dunia yang penuh informasi kayak sekarang, bikin orang tertarik buat baca artikel kita itu tantangan besar. Power words ini bisa jadi ‘bumbu rahasia’ yang bikin judul artikel kita beda dan menonjol dari yang lain.

Contoh Power Words

  • “Mengagumkan”: misalnya, “Rahasia Mengagumkan untuk Sukses Wawancara Kerja”.
  • “Terobosan”: kayak, “Teknologi Terobosan di Dunia Medis Tahun Ini”.
  • “Luar Biasa”: contoh, “Cara Luar Biasa Mengatur Keuangan Pribadi”.
  • “Ajaib”: seperti, “Transformasi Ajaib Rumah Sederhana Menjadi Mewah”.
  • “Ultimate”: misalnya, “Panduan Ultimate Menjadi Pemrogram Handal”.
BACA JUGA:   7 Tips Menulis di Media Cetak, Penulis Harus Baca!

Nah, itu dia kenapa dan gimana cara menggunakan power words dalam judul. Ide utamanya adalah bikin judul yang gak cuma informatif, tapi juga memancing emosi atau rasa penasaran pembaca.

5. Judul Bisa Lebih Hooking Ketika Memuat Angka

Angka dalam judul itu kayak magnet, loh! Dengan kata lain, angka bisa bikin judul jadi lebih menarik dan bisa meningkatkan rasa penasaran pembaca. Misalnya, kalau kamu lihat judul “7 Rahasia Diet Sukses”, pasti langsung penasaran kan, apa aja tuh tujuh rahasianya?

Meskipun demikian, penulis harus menggunakannya dengan Bijak. Dengan kata lain, kamu harus pilih angka yang pas ya! Angka dalam judul harus sesuai dengan konten dan gak boleh asal. Jangan sampai judulnya bilang 7 tapi isi kontennya cuma 3. Kan bikin bingung, ya?

Nah, angka yang kamu pilih dalam judul ternyata juga bisa memengaruhi apakah orang mau klik artikelmu atau enggak.

Contoh Begini:

  • Artikel How-To: Kalau kamu nulis artikel langkah-langkah, pilih angka yang gak terlalu banyak. Daripada “20 Langkah Menanam Tomat”, lebih menarik kalau “3 Langkah Mudah Menanam Tomat”. Jadi, pembaca bisa menyimpulkan bahwa langkah-langkahnya simple kemudian tertarik membacnya.
  • Daftar Panjang vs Pendek: Untuk daftar atau list, angka kecil dan besar sama-sama menarik. “5 Tips Cepat Belajar Bahasa Jepang” terdengar praktis, sementara “50 Ide Bisnis Rumahan dengan Modal Minim” kedengarannya lebih lengkap dan informatif.

Intinya, pilih angka yang bikin judul artikel kamu jadi lebih catchy dan clickable kemudian sesuaikan dengan tujuan penulisanmu.

6. Judul Harus Sesuai Sama Search Intent

Image created by Tika Widya using DALL-E 3

Wah, apa itu search intent? Search intent adalah apa yang sebenarnya dicari oleh orang ketika mereka mengetikkan sesuatu di mesin pencari seperti Google.

Ambil contoh dari dirimu saja. Ketika kamu mencari sesuatu di Google, kamu pasti punya tujuan yang berbeda-beda. Misalnya:

  1. Kalau kamu mengetik “cara menulis cerpen” di search engine, ini artinya kamu sedang membutuhkan informasi. Jadi, search intent-mu adalah informational.
  2. Jika kamu mengetik “rekomendasi laptop,” maka kamu sedang ingin melihat perbandingan laptop agar nanti bisa membelinya. Ini disebut search intent: commercial.
  3. Ketika kamu mengetik “beli jasa penulisan artikel SEO,” maka yang ada di benakmu adalah melakukan pembelian secepatnya. Search intent-nya: transactional.

Setiap target pembaca punya search intent yang berbeda-beda, sama sepertimu. Oleh karena itu, memahaminya jadi penting banget buat menulis judul yang tepat dan artikel yang relevan.

BACA JUGA:   8 Manfaat Artikel SEO untuk Kebutuhan Branding

Kalau kamu tidak paham apa yang dicari pembaca, artikelmu mungkin tidak akan sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Ini bisa bikin pembaca kecewa dan mereka mungkin tidak akan klik artikelmu lagi.

Contoh Kasusnya Begini:

Misalnya, kamu mau nulis artikel dengan kata kunci “cara menulis judul yang baik“.

  • Sebelum mulai nulis, coba deh cari kata kunci itu di Google.
  • Lihat apa yang muncul di halaman pertama.
  • Jika kebanyakan hasilnya adalah artikel dengan langkah-langkah atau daftar, itu artinya orang-orang yang mencari kata kunci itu kebanyakan ingin panduan langkah demi langkah atau daftar tips.

Jadi, kalau kamu nulis artikel dengan judul “Panduan Lengkap Menulis Judul yang Baik” tanpa langkah-langkah atau daftar, kamu mungkin nggak sesuai dengan apa yang dicari oleh pembaca.

Sementara, cara menulis judul yang benar adalah dengan menambahkan kata langkah atau cara yang jelas. Seperti, “7 Langkah-langkah Menulis Judul” atau “7 Cara Menulis Judul”.

7. Bikin Sebanyak Mungkin Pilihan Judul

Ketika kamu meluangkan waktu untuk membuat daftar beberapa pilihan judul, hasil akhirnya pasti lebih keren. Sebab, kamu bisa mix and match opsi-opsi judul dan memilih yang paling oke.

Lebih Banyak Ide, Lebih Baik! Jadi, jangan buru-buru memilih judul. Duduk, santai, dan brainstorm. Kadang ide kedua atau ketiga malah lebih menarik daripada yang pertama terlintas di pikiran.

Contoh Praktisnya Begini!

Misalnya, kamu mau nulis artikel tentang tips belajar efisien. Coba tulis beberapa pilihan judul, seperti:

  1. “5 Strategi Belajar Efisien untuk Mahasiswa”
  2. “Rahasia Sukses Belajar: Tips Efektif untuk Mahasiswa”
  3. “Cara Cerdas dan Efisien dalam Belajar: Panduan untuk Mahasiswa”
  4. “Optimalkan Waktu Belajarmu: Teknik Efisien untuk Mahasiswa”
  5. “Belajar Gak Perlu Lama: Metode Efisien untuk Mahasiswa”

Nah, dari situ kamu bisa lihat mana yang paling catchy, yang paling representatif buat isi artikel, dan yang paling mungkin menarik perhatian pembaca.

Dengan bikin beberapa pilihan judul, kamu jadi punya kesempatan buat evaluasi dan pilih yang terbaik. Ini juga membantu kamu buat lebih kreatif dan inovatif dalam penulisan judul artikel yang benar dan tepat sasaran.

Oke, writers! Itu tadi 7 cara penulisan judul artikel yang benar versi sahabat menulis favorit kamu. Ini bisa kamu gunakan di mana saja, terutama ketika kamu mau mempublikasikan artikelmu secara digital lewat blog sendiri maupun media lainnya. Nah, gimana? Ada pertanyaan atau topik lain yang pengen dibahas? Jangan ragu untuk tanya!

By Tika Widya

Tika Widya C.DMP adalah seorang penulis yang sudah menekuni industri kreatif secara profesional sejak tahun 2018. Ia telah menjadi content writer, copywriter dan creative writer pada lebih dari 914+ proyek penulisan skala nasional dan internasional. Pada tahun 2024, ia berhasil menjadi satu-satunya penulis Indonesia yang masuk daftar Emerging Writer Australia-Asia. Kini, Tika Widya mengajar menulis lewat Tikawidya.com, Tempo Institute dan Kelas Bersama. Ia juga membentuk Komunitas Belajar Nulis yang aktif mengawal 1800+ penulis dari seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan menyemarakkan industri literasi nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *