15 Contoh Keterampilan Menulis untuk Mendukung Karirmu di Berbagai Bidang
Profesi Penulis

15 Contoh Keterampilan Menulis untuk Mendukung Karirmu di Berbagai Bidang

Tak jarang, punya keterampilan menulis akan mendukungmu dalam berbagai bidang pekerjaan. Bukan hanya di dunia penulisan saja, ada total 15 contoh keterampilan menulis yang berguna untuk berkarir di berbagai bidang.

Menulis adalah salah satu bentuk ekspresi dalam berbahasa yang dikuasai seseorang setelah kemampuan menyimak dan berbicara.

Menurut Iskandarwasid (2011), menulis adalah keterampilan berbahasa yang paling kompleks dan sulit, karena memerlukan penguasaan dari keterampilan berbahasa lainnya.

Tentu saja, jika kamu berkarier sebagai penulis, jurnalis, atau editor, kamu perlu memiliki keterampilan menulis yang baik.

Namun, penguasaan keterampilan menulis tak hanya mendukung suksesnya kariermu dalam dunia tulis-menulis saja. Sebaliknya, keterampilan menulis akan jadi poin tambahan untuk yang ingin berkarir di bidang lainnya.

15 Keterampilan Menulis dan Pilihan Karirnya

Ingin tahu lebih lanjut soal keterampilan menulis yang bisa mendukung karirmu? Coba lihat daftar berikut ini!

1. Keterampilan Menulis Naratif

Penulisan Naratif adalah kemampuan untuk bercerita dengan alur yang jelas dan menggugah.

Meskipun sering dikaitkan dengan sastra, keterampilan ini memiliki aplikasi yang luas di berbagai bidang.

Misalnya saja, kamu akan membutuhkan keterampilan menulis ini saat bekerja menjadi: penulis naskah film dan sinetron, jurnalis feature, penulis buku anak, content creator, dan public relations (PR).

Sebagai contoh, J.K. Rowling, penulis “Harry Potter”, dan Dee Lestari, penulis “Supernova”, adalah beberapa figur yang sukses berkat keterampilan penulisan naratif mereka.

Jadi, jika kamu memiliki kemampuan ini, ada banyak peluang profesi menarik yang menanti!

2. Keterampilan Menulis Deskriptif

Penulisan Deskriptif adalah seni menggambarkan sesuatu dengan begitu detail sehingga pembaca bisa “melihat”, “merasakan”, atau bahkan “mencium” apa yang kamu tuliskan.

Contoh pekerjaan yang membutuhkan keterampilan menulis ini adalah agen properti yang harus menulis deskripsi rumah sehingga calon pembeli bisa membayangkan betapa nyamannya rumah tersebut, atau food blogger yang membuatmu seolah merasakan lezatnya makanan hanya dengan kata-kata.

Menurut Reading Rockets, tujuan utama penulisan deskriptif adalah untuk mendeskripsikan orang, tempat, dan benda-benda, sehingga pembaca bisa mendapat gambarannya di kepala.

Jadi, jika kamu mampu menulis dengan deskriptif, kamu memiliki kekuatan untuk menghidupkan imajinasi orang lain!

3. Keterampilan Menulis Persuasif

Penulisan Persuasif adalah kemampuan untuk menulis dengan tujuan mempengaruhi dan meyakinkan pembaca tentang suatu ide atau pandangan.

Saat kamu menulis dengan gaya persuasif, tujuannya adalah membuat pembaca setuju dengan pendapatmu.

Penulis iklan atau marketing staff sering menggunakan teknik ini untuk meyakinkan konsumen membeli produk.

Lobbyist atau pengacara juga memerlukannya untuk membangun argumen yang meyakinkan.

Seorang penulis buku, Ramsey Isler, pernah bilang, “Semua tulisan yang baik datang dari kemampuan menulis persuasif. Kamu harus meyakinkan pembaca untuk membeli apa yang kamu jual, berada di pihakmu, dan percaya dengan ceritamu.”

BACA JUGA:   Panduan Lengkap Menjadi Penulis Lepas untuk Pemula

Jadi, jika kamu mahir dalam penulisan persuasif, kamu memiliki senjata ampuh untuk mempengaruhi pikiran banyak orang!

4. Keterampilan Menulis Ekspositori

Penulisan Ekspositori adalah seni menyampaikan informasi berdasarkan fakta dan data dengan cara yang objektif dan jelas.

Dalam keterampilan ini, kamu tidak memberikan opini pribadi, melainkan menjelaskan sesuatu berdasarkan bukti dan fakta yang ada.

Jurnalis, peneliti, dan penulis buku pelajaran sering menggunakan gaya ekspositori dalam karya mereka.

Penulisan ekspositori memungkinkan penulis untuk memberi wawasan tentang suatu topik, tanpa harus mempengaruhi pembaca dengan opini pribadi.

Jadi, jika kamu ingin menjadi sumber informasi yang tepercaya, keterampilan ini sangat penting untuk dikuasai!

5. Keterampilan Menulis Teknis

Penulisan Teknis adalah kemampuan untuk menyampaikan informasi teknik atau kompleks dengan cara yang mudah dipahami oleh pembaca.

Dalam dunia profesional, kemampuan ini sangat vital, terutama untuk penulis manual, dokumenter teknis, atau analis sistem.

Mereka sering kali harus menyusun panduan, instruksi, atau spesifikasi produk dengan bahasa yang lugas dan tidak membingungkan.

Lebih daripada itu, penulisan teknis yang baik membantu pengguna, klien, atau konsumen memahami produk atau layanan dengan lebih baik, sehingga mereka dapat menggunakannya dengan efisien dan aman.

Jadi, jika kamu ingin berkarier di bidang teknik dan ingin informasi yang kamu sampaikan mudah dimengerti oleh banyak orang, keterampilan ini wajib kamu miliki!

6. Keterampilan Menulis Kreatif

Penulisan Kreatif adalah seni mengekspresikan perasaan, ide, dan imajinasi tanpa batasan. Di sini, kamu bisa menjelajahi dunia tanpa batas dengan kata-kata.

Karya-karya seperti novel, cerpen, puisi, atau lirik lagu adalah hasil dari penulisan kreatif.

Bagi kamu yang memiliki jiwa seni dan suka berfantasi, berkarier sebagai Penulis Fiksi, Penyair, atau Penulis Lagu bisa jadi pilihan.

Menurut Stephen King, “Penulisan adalah sihir yang bisa membawa pembaca ke tempat yang belum pernah mereka kunjungi hanya dengan kata-kata.”

Jadi, jika kamu memiliki bakat dalam menulis dan imajinasi yang kaya, dunia penulisan kreatif menunggumu!

7. Keterampilan Menulis Jurnalistik

Penulisan Jurnalistik adalah seni menyampaikan informasi yang aktual dan akurat kepada pembaca.

Di era digital saat ini, kecepatan dan keakuratan informasi menjadi sangat krusial.

Kamu harus mampu menulis dengan jelas dan objektif, serta memastikan sumber informasi terpercaya.

Pekerjaan seperti wartawan, reporter, atau editor di media cetak dan online memerlukan keterampilan ini.

Menurut Ketua Komnas HAM RI Atnike Nova Sigiro, “Jurnalisme di era cengkeraman digital juga mengalami tekanan. Ketika media tidak bisa menjaga integritas, mendorong demokrasi lebih baik sebaliknya menyebarkan disinformasi merupakan dampak negatif dari disrupsi teknologi”

Jadi, jika kamu punya ketajaman analisa dan keinginan kuat untuk selalu mencari kebenaran, kamu harusnya terjun ke dunia ini!

8. Keterampilan Menulis Akademik

Penulisan akademik adalah cara untuk menyampaikan pemikiran dan temuan berdasarkan penelitian dan analisis mendalam.

BACA JUGA:   Cara Menjadi Penulis Novel di Wattpad yang Terkenal

Di dunia pendidikan dan penelitian, kemampuan ini sangat esensial. Oleh karena itu, kamu akan sering menemui jenis tulisan ini dalam bentuk tesis, disertasi, jurnal ilmiah, atau esai akademik.

Pekerjaan seperti Peneliti, Dosen, atau Mahasiswa Pascasarjana memerlukan keterampilan ini.

Menurut Yanti Juniarti, tulisan akademik adalah bentuk laporan yang ditulis secara logis dan sistematis.

Jadi, jika kamu ingin mendalami suatu bidang ilmu dan berkontribusi pada perkembangannya, keterampilan penulisan akademik adalah salah satu kuncinya!

9. Keterampilan Menulis Skrip

Penulisan Skrip membuka pintu ke dunia cerita yang hidup di layar atau panggung.

Jika kamu bermimpi menyelam ke dunia film atau teater, keterampilan ini adalah kunci utamanya. Dengan skrip, kamu menciptakan dialog, mengatur adegan, dan membimbing alur cerita.

Sutradara, penulis naskah, dan seniman teater adalah beberapa contoh profesi yang sangat bergantung pada keterampilan ini.

Menurut Aaron Sorkin, penulis skenario terkenal, “Skrip adalah cetak biru, dan cetak biru itu harus sempurna.”

Jadi, jika kamu ingin ceritamu hidup, mulailah dengan menulis skrip yang kuat!

10. Keterampilan Menulis Blog

Penulisan Blog adalah salah satu cara kreatif untuk berbagi pemikiran, cerita, dan informasi di era digital saat ini.

Bagi kamu yang suka berbagi pengalaman atau pengetahuan, menulis blog adalah cara yang tepat. Keterampilan ini mengharuskan kamu untuk menyajikan konten yang menarik, relevan, dan sesuai dengan apa yang dicari audiens di dunia maya.

Blogger, Content Creator, dan Digital Marketer adalah beberapa contoh profesi yang sering memanfaatkan keterampilan ini.

Seperti yang dikatakan oleh Neil Patel, “Konten yang baik bukanlah tentang panjang tulisan, tapi seberapa besar nilai yang bisa diberikan kepada pembaca.”

Jadi, jika kamu ingin sukses di dunia blogging, pastikan tulisanmu penuh dengan nilai dan manfaat!

11. Keterampilan Copywriting

Copywriting adalah seni menulis dengan tujuan persuasif, khususnya di bidang periklanan dan pemasaran.

Dengan kata-kata yang tepat, kamu bisa mempengaruhi keputusan seseorang.

Bagi kamu yang punya kemampuan ini, posisi sebagai Copywriter di agensi iklan atau Penulis Konten Pemasaran di perusahaan bisa jadi pilihan kariermu.

David Ogilvy, dikenal sebagai “Bapak Iklan”, pernah mengatakan, “Yang paling penting bukanlah gaya tulisanmu, tetapi pesan yang kamu sampaikan.”

Jadi, dalam copywriting, pesan yang kuat dan jelas adalah kunci untuk meyakinkan konsumen.

12. Keterampilan Menulis Sastra

Penulisan Sastra adalah bentuk ekspresi kreatif yang menggali kedalaman emosi dan pengalaman manusia. Melalui kata-kata, kamu bisa membawa pembaca ke dunia lain, merasakan emosi karakter, atau merenungkan keindahan hidup.

Bagi kamu yang memiliki jiwa sastrawan, menjadi Novelis, Penulis Cerpen, atau Penyair bisa jadi jalan kariermu.

Goethe pernah bilang bahwa sastra adalah lukisan hati dan jiwa manusia.

Dengan keterampilan menulis sastra, kamu memiliki kekuatan untuk menyentuh hati dan pikiran banyak orang.

13. Keterampilan Menulis SEO

Penulisan SEO adalah seni menulis konten online yang dioptimalkan untuk mesin pencari seperti Google.

Tujuannya? Agar kontenmu muncul di halaman pertama hasil pencarian dan menarik lebih banyak pengunjung ke situs webmu.

BACA JUGA:   5 Cara Menjadi Penulis Lepas Online

Jika kamu ahli dalam hal ini, karier sebagai Penulis Konten SEO atau Ahli Strategi Konten Digital bisa jadi pilihanmu.

Menurut Neil Patel, salah satu pakar pemasaran digital terkemuka, “Mengoptimalkan konten untuk SEO bukan hanya tentang mendapatkan lebih banyak pengunjung, tetapi tentang mendapatkan pengunjung yang tepat dengan niat yang tepat.”

Dengan keterampilan menulis SEO, kamu memiliki potensi untuk mengubah trafik situs web menjadi peluang bisnis.

14. Keterampilan Menulis Transkripsi

Penulisan Transkripsi adalah proses mengubah kata-kata yang diucapkan menjadi teks tertulis.

Bagi kamu yang memiliki ketelitian tinggi dan kemampuan mendengarkan yang baik, menjadi seorang Transkriptor bisa jadi pilihan karier yang menarik.

Terlebih lagi, transkripsi adalah jembatan penting antara informasi lisan dan akses tertulis ke informasi tersebut.

Dengan keterampilan ini, kamu bisa membantu peneliti, jurnalis, atau bahkan tim hukum dalam mendokumentasikan percakapan penting.

15. Keterampilan Menulis Konten Media Sosial

Penulisan Konten Media Sosial adalah seni menciptakan teks yang singkat, padat, dan menarik, khususnya untuk platform digital seperti Twitter, Instagram, atau Facebook.

Dalam dunia yang serba cepat ini, kemampuan menulis konten yang menonjol dalam sekali pandang bisa meningkatkan interaksi dengan audiens.

Jadi, bagi kamu yang suka berinteraksi di media sosial, berkarir sebagai seorang Konten Kreator atau Manajer Media Sosial bisa jadi pilihan.

Lebih daripada itu, di era media sosial, konten yang menarik adalah jembatan antara pesan bisnis dan konsumen.

Jadi, dengan keterampilan ini, kamu bisa membantu brand atau individu meningkatkan visibilitas dan keterlibatan di dunia digital

Itu dia 15 contoh keterampilan menulis yang bisa kamu pelajari. Ingatlah, kemampuan menulis tidak hanya akan membantumu menjadi penulis saja, melainkan juga mendukungmu bekerja di berbagai bidang. Jadi, berlatihlah menulis setiap hari agar kemampuanmu dapat meningkat dengan maksimal. Dan, jangan lupa gabung dengan Komunitas Menulis Tika Widya bersama lebih dari 1200 penulis lainnya.

Referensi: 

  1. (n.d.). Neil Patel: Helping You Succeed Through Online Marketing! Retrieved October 27, 2023, from https://neilpatel.com/
  2. David Ogilvy | Advertising Pioneer, Father of Branding. (2023, October 18). Britannica. Retrieved October 27, 2023, from https://www.britannica.com/biography/David-Ogilvy
  3. Descriptive Writing. (n.d.). Reading Rockets. Retrieved October 27, 2023, from https://www.readingrockets.org/classroom/classroom-strategies/descriptive-writing
  4. Iskandarwassid. (2008). Strategi pembelajaran bahasa. Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia dengan PT Remaja Rosdakarya.
  5. Juniarti, Y. (n.d.). PENTINGNYA KETERAMPILAN MENULIS AKADEMIK DI PERGURUAN TINGGI.
  6. King, S. (2010). On Writing: A Memoir of the Craft. Scribner.
  7. Komnas HAM Menjaga Jurnalisme yang Berprinsip HAM. (2022, December 12). Komnas HAM. Retrieved October 27, 2023, from https://www.komnasham.go.id/index.php/news/2022/12/12/2283/komnas-ham-menjaga-jurnalisme-yang-berprinsip-ham.html
  8. Patel, N. (n.d.). Neil Patel – Co-Founder – Neil Patel Digital. LinkedIn. Retrieved October 27, 2023, from https://www.linkedin.com/in/neilkpatel
  9. Ramsey Isler – The Markup. (n.d.). The Markup. Retrieved October 27, 2023, from https://themarkup.org/people/ramsey-isler
  10. Stieler, J. K., Wilson, D., Seidler, L., Oxenford, J., Bohn, H. G., & von Goethe, J. W. (n.d.). Johann Wolfgang von Goethe. Wikipedia. Retrieved October 27, 2023, from https://en.wikipedia.org/wiki/Johann_Wolfgang_von_Goethe 

Sejak 2018, Tika Widya sudah menjadi pejuang kata-kata dengan membuka layanan penulisan, membangun komunitas penulis, meraih prestasi nasional - internasional dan mendapatkan sertifikasi profesi dari BNSP. Kini, ia memiliki kelas penulisan sendiri sekaligus mengajar di Tempo Institute. Tika Widya selalu siap menjadi sahabat menulis favorit yang mendampingi siapapun untuk mengejar mimpi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *