Premis Film: Pengertian, Cara Membuat, dan Bedanya dengan LoglinePremis Film: Pengertian, Cara Membuat, dan Bedanya dengan Logline

Bam! Kadang-kadang, ide cerita film suka muncul di kepala, meski kamu nggak tahu dari mana datangnya. Tapi, sebelum kamu terlalu jauh bermimpi dapat tepuk tangan penonton, ada satu hal penting yang perlu kamu pikirkan: bikin premis film yang solid. 

Premis itu seperti fondasi rumah; tanpanya, segala yang kamu bangun bisa ambruk. Nah, dalam artikel ini, aku akan bantu kamu mengerti cara merancang premis yang kuat—yang bukan hanya menarik, tapi juga memikat hati investor dari awal. 

Siap untuk menyusun premis yang akan membuat filmmu sukses? Yuk, kita mulai!

Apa yang Dimaksud dengan Premis Film? 

Pertama-tama, mari kita bahas tentang apa itu premis film. 

Premis film adalah esensi atau fondasi dari sebuah cerita dalam film yang biasanya bisa dirangkum dalam satu hingga tiga kalimat pendek saja. 

Ini seperti ringkasan yang menggambarkan arah dan tujuan utama dari seluruh cerita yang akan dihadirkan dalam film tersebut. Premis ini penting karena menjadi acuan bagi semua elemen dalam film, mulai dari skenario hingga akting para pemain.

Lalu, bagaimana premis film ini berhubungan dengan premis cerita? Sebenarnya, kedua istilah ini mengacu pada konsep yang sama, yakni sebagai landasan utama dari sebuah cerita. 

Namun, premis cerita adalah istilah yang lebih umum dan bisa digunakan untuk berbagai jenis karya, seperti novel, drama, atau cerita pendek. Sedangkan, premis film secara spesifik mengarah pada dunia perfilman. 

Kegunaan Premis Film

Premis film sangat berguna dalam beberapa hal penting dalam proses pembuatan film. 

1. Premis Film Memberi Gambaran Cerita

Pertama, premis film membantu para pembuat film, termasuk penulis skenario, sutradara, dan produser, untuk memiliki gambaran yang jelas tentang cerita apa yang akan mereka ceritakan. 

BACA JUGA:   Apa itu Tema Cerita? Definisi dan Contohnya

Dengan pemahaman yang solid tentang premis, setiap elemen dalam film tersebut—mulai dari pengembangan karakter, setting, hingga plot—dapat diarahkan untuk mendukung tema utama.

2. Premis Film Berguna untuk Komunikasi 

Kedua, premis film juga penting untuk komunikasi dengan semua pihak yang terlibat dalam pembuatan film. Ini termasuk aktor, kru, dan bahkan investor. 

Dengan premis yang jelas dan menarik, kamu akan lebih mudah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak untuk menghidupkan film tersebut.

3. Premis Film Menunjukkan Potensi Filmnya

Ketiga, premis yang kuat dan menarik berguna sebagai cara untuk menilai potensi sebuah film. Dari premis tersebut, kamu bisa mendapatkan gambaran awal tentang seberapa menarik dan uniknya cerita yang akan ditawarkan. 

Premis yang baik sering kali menjadi indikator apakah film tersebut memiliki elemen-elemen yang dibutuhkan untuk menarik perhatian dan emosi penonton. 

Ini penting, terutama saat kamu sedang mencari dukungan dari investor atau distributor, yang akan melihat premis sebagai salah satu faktor penentu dalam keputusan mereka untuk mendukung proyek tersebut.

Cara Membuat Premis Film

Mau buat premis film yang menarik? Simak nih, ada enam hal penting yang harus kamu siapkan untuk menghasilkan premis yang solid dan menarik bagi penonton:

1. Protagonis 

Karakter utama dalam ceritamu ini harus benar-benar menarik, bisa dihubungkan dengan kehidupan penonton, dan pastinya, likeable. Pemilihan tokoh utama yang kuat dan menarik akan membuat audiens tertarik untuk mengikuti perjalanan mereka dalam film.

2. Situasi 

Jelaskan situasi awal protagonis, termasuk keterbatasan dan identitas mereka. Situasi ini menjadi latar belakang yang mendukung apa yang dihadapi oleh protagonis dan bagaimana mereka bereaksi terhadap peristiwa yang terjadi.

3. Tujuan 

Tentukan tujuan konkret yang ingin dicapai oleh protagonis sepanjang film. Tujuan ini harus jelas dan spesifik, sebagai pendorong utama bagi alur cerita, mendorong protagonis untuk bergerak dan bertindak.

BACA JUGA:   Cara Membuat Premis Cerita Lengkap dengan Contoh

4. Bencana/Disaster 

Ada kejadian penting yang memaksa protagonis untuk keluar dari keadaan normal atau identitas awal mereka. Ini bisa berupa bencana, peristiwa besar, atau perubahan mendadak yang mengubah jalannya cerita.

5. Konflik 

Setelah bencana, harus ada konflik besar yang dihadapi protagonis. Konflik ini merupakan hambatan yang menjaga ketegangan cerita dan membuat penonton terus tertarik dengan bagaimana tokoh utama akan mengatasinya.

6. Lawan 

Tidak ada cerita yang lengkap tanpa adanya lawan atau antagonist. Tokoh ini atau hal lainnya akan menjadi penghalang bagi protagonis dalam mencapai tujuannya. Interaksi antara protagonis dan lawan ini sering menjadi salah satu aspek terkuat dalam membangun ketegangan dalam cerita.

Dengan mempersiapkan keenam aspek ini dengan matang, kamu akan bisa membentuk premis film yang menarik sekaligus memenuhi ekspektasi penonton.

Contoh Premis Film

Oke, contoh premis film adalah yang seperti di bawah ini. Aku mengambil contoh ini dari film Star Wars: A New Hope karya George Lucas. 

Isi PremisContoh
ProtagonisLuke Skywalker
SituasiYang dibesarkan di peternakan
TujuanIngin jadi starfighter pilot seperti sosok ayahnya yang misterius
Disaster/BencanaTetapi, ketika paman dan bibinya terbunuh saat membeli sebuah droid
KonflikLuke harus membebaskan sang pemilik droid dan mencari jalan untuk menghentikan
LawanEvil Empire dan Death Star

Apa Bedanya Premis Film dengan Logline Film?

Premis film dan logline film adalah dua konsep yang sering digunakan dalam dunia perfilman. Tapi, keduanya punya perbedaan yang cukup signifikan.

Premis film adalah deskripsi atau pernyataan yang memberikan gambaran umum tentang cerita inti sebuah film. Ini mencakup elemen-elemen penting seperti protagonis, konflik, dan tujuan dari cerita tersebut. 

Premis membantu menentukan arah dan struktur cerita, serta menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut dari skenario. Premis biasanya lebih detail dan dapat berbentuk beberapa kalimat yang menjelaskan garis besar cerita dan dinamika antar karakter.

Di sisi lain, logline film adalah versi yang lebih singkat dan lebih sederhana dari premis. Logline biasanya hanya terdiri dari satu atau dua kalimat yang dirancang untuk menarik perhatian dan menjelaskan inti cerita secara sangat ringkas. 

BACA JUGA:   5 Kesalahan Penulisan Premis Cerita yang Paling Sering Terjadi

Fungsi utama dari logline adalah untuk pitching atau memikat minat produser, investor, atau studio film. Logline harus cukup menarik dan efektif untuk menjual ide cerita dalam waktu singkat.

Coba cek tabel perbedaan premis film dan logline film di bawah ini! 

AspekPremis FilmLogline Film
DefinisiDeskripsi yang memberikan gambaran umum tentang cerita film.Satu atau dua kalimat ringkas yang menangkap esensi film.
DetailLebih detail, mencakup protagonis, konflik, dan tujuan.Sangat ringkas dan to the point.
TujuanMemberikan landasan untuk pengembangan cerita dan skenario.Digunakan untuk pitching dan menarik minat produser.
PanjangBisa beberapa kalimat, lebih panjang dan informatif.Biasanya sangat singkat, idealnya kurang dari 25-40 kata.
FokusMemaparkan elemen-elemen utama cerita.Menjual ide cerita secara cepat dan efektif.
PenggunaanDigunakan dalam pengembangan skenario dan diskusi internal.Digunakan dalam situasi promosi dan pengajuan proyek.

Jadi, premis itu harusnya memberikan landasan yang lebih dalam dan rinci untuk pengembangan cerita. Sedangkan, logline bertujuan untuk memberikan snapshot yang menarik tentang cerita tersebut. 

Keduanya penting, tetapi digunakan dalam konteks yang berbeda tergantung pada kebutuhan dan tahapan produksi film.

Cara Membuat Logline Film 

Untuk membuat logline film yang efektif, kamu bisa mengikuti template yang telah aku sediakan. 

Template ini membantumu menyusun cerita secara ringkas namun tetap menarik, dengan menyertakan elemen-elemen kunci dari film tersebut. 

Template Logline:

“Setelah [sesuatu terjadi], seorang [protagonis] harus [melakukan sesuatu] untuk [tujuan] dengan melawan [antagonis]

Contoh Logline Film:

Setelah keluarga angkatnya dibunuh karena membeli droid [sesuatu terjadi], seorang remaja yang dibesarkan di peternakan [protagonis] harus membebaskan sang pemilik droid [melakukan sesuatu] untuk menghentikan Evil Empire dan Death Star [tujuan] dengan melawan pasukan imperium. [antagonis].

Dengan menggunakan template, kamu bisa menciptakan logline yang jelas, efisien dan bisa memikat produser yang potensial.

Pesan untuk Penulis 

Di akhir tulisan ini, aku ingin memberikan beberapa pesan singkat yang bisa kamu pegang ketika menulis premis untuk karya film kamu. 

Pertama, jangan pernah meremehkan kekuatan sebuah premis. Ini adalah kesempatanmu untuk membangun fondasi yang kuat untuk pengembangan ceritamu. 

Kedua, selalu ingat bahwa premis adalah janji. Apa yang kamu tuliskan dalam premis harus terpenuhi dalam jalan cerita atau skenario filmnya. 

Jika premis kamu menjanjikan konflik yang mendebarkan, pastikan skenariomu memenuhi harapan tersebut. Ini akan membangun kepercayaan dan reputasi kamu sebagai pembuat film.

Terakhir, premis yang baik adalah yang bikin aku tidak sabar untuk duduk dan mulai menulis. Jadi, premis berfungsi sebagai awal dari segala sesuatu yang menarik dalam proses kreatif.

Setiap film hebat dimulai dengan premis film yang hebat juga. Jadikan premis kamu menarik, jelas, dan (yang terpenting) membuatmu lebih semangat menulis. Mau sharing atau tanya-tanya lebih lanjut? Yuk, gabung dengan Komunitas Belajar Nulis by Tika Widya bareng 1800+ penulis dari seluruh Indonesia. 

By Tika Widya

Tika Widya C.DMP adalah seorang penulis yang sudah menekuni industri kreatif secara profesional sejak tahun 2018. Ia telah menjadi content writer, copywriter dan creative writer pada lebih dari 914+ proyek penulisan skala nasional dan internasional. Pada tahun 2024, ia berhasil menjadi satu-satunya penulis Indonesia yang masuk daftar Emerging Writer Australia-Asia. Kini, Tika Widya mengajar menulis lewat Tikawidya.com, Tempo Institute dan Kelas Bersama. Ia juga membentuk Komunitas Belajar Nulis yang aktif mengawal 1800+ penulis dari seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan menyemarakkan industri literasi nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *