Aturan Penulisan Gelar Sarjana, Magister, dan Doktor
Aturan Penulisan

Aturan Penulisan Gelar Sarjana, Magister, dan Doktor

Kamu tahu tidak sih, kalau penulisan gelar sarjana, magister, dan doktor memiliki beberapa aturan yang perlu kamu ikuti. Jadi, gelar-gelar ini tidak bisa kita tulis dengan asal begitu saja.

Yuk, simak beberapa ketentuan penulisan gelar akademik beserta contohnya yang bisa kamu pahami berikut ini.

Penulisan Gelar Sarjana (S1)

Yang pertama adalah penulisan gelar S1 atau sarjana. Pada gelar akademik, kamu perlu mencantumkan keterangan jenjang akademik dan keterangan jurusan.

Penulisan gelar sarjana pada semua jurusan, selain jurusan profesi, selalu berawalan S kapital. Huruf S ini berfungsi sebagai keterangan jenjang sarjana.

Untuk keterangan jurusan, penggunaan huruf kapital kamu bisa gunakan hanya pada huruf pertamanya saja. 

Setelah keterangan jenjang dan jurusan, kamu harus menggunakan tanda titik (.). Dan untuk memisahkan nama dengan gelar, kamu perlu menggunakan tanda koma (,).

Contoh penulisan gelar sarjana S1:

  • Kamila Azzahra, S. Pd. untuk gelar sarjana pendidikan
  • Alvito Putra, S. T.untuk gelar sarjana teknik

Penulisan Gelar Magister (S2)

Yang kedua adalah penulisan gelar S2 atau magister. Gelar S2 terletak setelah penulisan gelar S1. Di antara kedua gelar tersebut, harus kamu cantumkan tanda koma (,) sebagai pemisah.

Sama seperti gelar S1 sebelumnya, untuk gelar S2, kamu perlu menuliskan huruf keterangan jenjang akademik dan keterangan jurusan. Ketentuannya pun juga sama. Hanya beda pada keterangan jenjangnya saja, yaitu M kapital.

Contoh penulisan gelar sarjana S2:

  • Syauqi Muhammad, S. S., M.Pd.untuk gelar sarjana sastra dan magister pendidikan
  • Bintang Kharisma Putri, S. Pd., M. Huntuk gelar pendidikan dan magister hukum

Penulisan Gelar Doktor (S3)

Dan yang ketiga, yaitu penulisan gelar doktor atau S3. Ketentuan penulisan gelar doktor ini sedikit berbeda dari dua gelar sebelumnya.

BACA JUGA:   10 Aturan Penulisan Artikel SEO yang Benar

Jika penulisan gelar dua jenjang sebelumnya terletak setelah nama, gelar jenjang S3 atau doktor ini berada sebelum nama. Dan gelar doktor ini penulisannya sama pada semua jurusan, yaitu (Dr.)

Contoh penulisan gelar sarjana S3:

Dr. Sri Rahmawati, S.Pd., M. Pd.

Nah, itulah penjelasan mengenai ketentuan penulisan gelar sarjana, magister, dan doktor yang benar. Sekarang, pastinya kamu sudah tidak bingung mengenai penulisan gelar lagi, kan? 

Sejak 2018, Tika Widya sudah menjadi pejuang kata-kata dengan membuka layanan penulisan, membangun komunitas penulis, meraih prestasi nasional - internasional dan mendapatkan sertifikasi profesi dari BNSP. Kini, ia memiliki kelas penulisan sendiri sekaligus mengajar di Tempo Institute. Tika Widya selalu siap menjadi sahabat menulis favorit yang mendampingi siapapun untuk mengejar mimpi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *