5 Alat Pendukung Kreativitas untuk Penulis: Carinya di Mana?5 Alat Pendukung Kreativitas untuk Penulis: Carinya di Mana?

Kamu ingin menulis fiksi atau memoar? Di mana harus mulai? Lebih daripada itu, alat pendukung kreativitas apa yang kamu butuhkan untuk mencapai tujuan menulis ini?

Setiap penulis punya caranya sendiri untuk mendekati sebuah karya. Kamu bisa membuat cerita yang bagus dengan plot twist yang unik, protagonis yang heroik maupun penjahat yang tidak terkalahkan. Namun, untuk mencapai sebuah karya yang utuh, kamu akan membutuhkan alat atau tools untuk mendukung kelancaran pemikiran kreatifmu. 

Oleh karena itu, dalam artikel kali ini, saya akan membahas mengenai alat-alat yang dibutuhkan seorang penulis untuk melancarkan ide kreatifnya! 

1. Notebooks/Aplikasi Pencatat

alat pendukung kreativitas

Kamu bisa membawa notebooks kemana-mana untuk mencatat ide-idemu. Bank ide ini kemudian bisa kamu gunakan untuk membuat cerita ketika kamu membutuhkannya. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi pencatat. 

Kamu dapat menggunakan Evernote atau Notion. Namun, saya sendiri lebih suka menggunakan aplikasi Notes asli dari smartphone saya. Ini terkesan lebih simple, ya. Terlebih lagi, kita memang membawa gawai ke mana saja. Jadi, kapan pun muncul ide, kita bisa membuat catatan dengan cepat. 

Dari sini, biasakan juga untuk membuat jurnal. Pastikan kamu menulis setiap hari. Tulisan ini bisa sangat sederhana. Misalnya saja, kamu bisa menulis tentang cuaca atau sarapan pagimu. Namun, jangan meremehkannya! Rutinitas menulis inilah yang akan membedakan seorang penulis profesional dengan penulis amatir. 

2. Software untuk Menulis 

alat pendukung kreativitas

Setelah kamu terbiasa menulis jurnal, kamu pasti ingin selalu produktif dengan mulai menulis cerita. Inilah saatnya kamu menggunakan perangkat lunak yang tepat untuk memulai segalanya. 

BACA JUGA:   5 Teknik Menulis Fiksi yang Wajib Kamu Ketahui

Tenang saja! Kamu tidak harus menggunakan laptop untuk melakukannya. Lebih daripada itu, kamu bisa menulis cerita mulai dari smartphone saja. Berikut beberapa software yang mungkin perlu kamu coba! 

  • Google Docs – Aplikasi yang satu ini sangat nyaman karena bisa kamu akses lewat desktop, laptop, maupun smartphone. Dalam artian, kamu bisa menulis di mana saja dan kapan saja. Selanjutnya, aplikasi ini juga secara otomatis memberikan reminder saat tulisan kamu typo atau kurang sempurna. 
  • Scrivener – Ini salah satu aplikasi menulis wajib untuk para pengguna desktop. Terlebih lagi, aplikasi ini bisa mengubah tulisanmu langsung menjadi ebook maupun manuscript. Sangat cocok, untuk penulis fiksi dan non fiksi yang ingin memasarkan buku. 
  • Auctor – Aplikasi ini bisa kamu akses hanya di smartphone. Menurut saya, Auctor sangat membantu dalam mengembangkan cerita dan tokoh-tokoh di dalamnya. Pasalnya, aplikasi ini punya template breakdown plot dan tokoh yang lengkap. 

3. Website dan Media Sosial 

Jika kamu akan menerbitkan tulisan, kamu perlu memiliki situs web atau blog sendiri. Lewat website, kamu bisa mempublikasikan karyamu atau bahkan menjualnya. Website adalah garda utama untuk personal branding. Selain itu, penulis juga bisa terkoneksi dengan pembaca lewat website. 

Tidak hanya lewat website, kamu bisa mempromosikan karyamu di berbagai media sosial. Gunakan Instagram, TikTok dan Facebook untuk menjangkau lebih banyak pembaca. Membangun hubungan dengan pembaca sangatlah penting. Terlebih lagi, di era digital ini, karyamu akan berkompetisi dengan jutaan penulis lain secara global. 

4. Panduan Menulis Lengkap

Seorang penulis tentu saja harus menyunting karyanya secara berkala sebelum mempublikasikannya. Kamu bisa bekerja sama dengan editor untuk membuat proses penyuntingan jadi lebih cepat. Namun, jika kamu tidak memiliki akses atau budget untuk melakukannya, kamu bisa menerapkan praktik self-editing atau swasunting. 

BACA JUGA:   10 Cara Efektif Mengolah Feedback dari Pembaca

Nah, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan untuk melakukan swasunting. Yang terpenting adalah punya panduan yang tepat. Oleh karena itu, kamu minimal harus memiliki 3 hal ini: 

Ketiga hal ini, bisa kamu dapatkan secara gratis melalui aplikasi yang tersedia di playstore. Namun, kamu juga bisa membeli versi cetaknya di toko-toko buku Indonesia. 

5. Buku 

Seorang penulis yang baik memang harus menjadi pembaca yang baik pula. Oleh karena itu, kamu harus membiasakan diri untuk mengonsumsi buku apa saja. Kamu bisa mulai dengan membaca buku-buku favoritmu. Kemudian, kamu bisa mulai membaca buku-buku lainnya untuk menambah referensi. 

Di Mana Beli Buku yang Asyik? Jaja.id Donk! 

Kamu bisa beli buku lewat Jaja.id. Website ini adalah marketplace yang menyediakan barang-barang kebutuhan sesuai hobi. Oleh karena itu, kamu bisa memesan banyak buku juga lewat platform marketplace yang satu ini. 

Ada 2 cara untuk mengakses Jaja.id:

  • Yang pertama, kamu bisa mengaksesnya langsung lewat website. 
  • Yang kedua, kamu bisa mengunduh aplikasinya dengan klik di sini

Jaja.id memang khusus menjual produk yang berhubungan dengan hobi. Jadi, kalau kamu punya hobi-hobi di luar menulis, aplikasi ini akan terasa seperti surga. Terlebih lagi, kamu memang bisa mengakses produk gaming, K-pop, Music dan lain sebagainya. 

Menurut saya, koleksi bukunya sendiri sangat lengkap. Mulai dari fiksi hingga non fiksi, kamu bisa menemukan hampir semuanya di sini. Belinya pun praktis karena Jaja.id juga menyediakan pengiriman cepat, layanan 24 jam dan yang terpenting ada gratis ongkir juga. 

Rekomendasi Beli Buku di Jaja.id

Saya paling suka membeli paket-paket buku dari Jaja.id. Kenapa demikian? Karena satu paket bisa berisi 2-4 buku dan harganya sangat miring. Ini beberapa paket rekomendasi yang bisa kalian beli di Jaja.id 

  • Paket Produktif – berisi 2 buku plus 1 buku bonus jika persediaan masih ada. Sama seperti judulnya, kamu akan mendapatkan buku pendukung produktivitas hanya dengan membayar Rp 113.000. 
  • Paket Overthinking – Paket favorit penulis yang suka overthinking. Ada 3 buku termasuk: You Are Overthinking, Fix Your Bad Habits, Cast Away Your Sadness. Dan, kamu bisa membawanya pulang hanya dengan Rp 125.000 saja. 
  • Paket Anti Malas – Cocok buat penulis yang mageran, kamu bakal mendapatkan 3 buku dengan harga Rp 111.000. Murah banget, kan? 
BACA JUGA:   7 Tips Latihan Menulis Untuk Menjadi Penulis Produktif

Sekali lagi, semua buku ini bisa kamu beli langsung dari Jaja.id. Jadi, jangan lupa kunjungi websitenya dan unduh juga aplikasinya! Jaja.id selalu jadi andalan untuk berbagai hobi, termasuk hobi menulis. Bukunya lengkap, murah dan gratis ongkirnya banyak. Yuk, cari alat pendukung kreativitas menulismu hanya di Jaja.id!

By Tika Widya

Tika Widya C.DMP adalah seorang penulis yang sudah menekuni industri kreatif secara profesional sejak tahun 2018. Ia telah menjadi content writer, copywriter dan creative writer pada lebih dari 914+ proyek penulisan skala nasional dan internasional. Pada tahun 2024, ia berhasil menjadi satu-satunya penulis Indonesia yang masuk daftar Emerging Writer Australia-Asia. Kini, Tika Widya mengajar menulis lewat Tikawidya.com, Tempo Institute dan Kelas Bersama. Ia juga membentuk Komunitas Belajar Nulis yang aktif mengawal 1800+ penulis dari seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan menyemarakkan industri literasi nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *