bagaimana penulis menyusun gagasannya dan alasannya
Tips

Bagaimana Penulis Menyusun Gagasannya dan Alasannya?

Hal yang utama, pengembangan ide sebuah paragraf akan lebih mudah jika sebelumnya sudah ada gagasan. Berikut ini akan membahas mengenai bagaimana penulis menyusun gagasannya dan alasannya terutama pada paragraf eksposisi.

Menemukan ide dan gagasan

Sebuah ide bisa datang darimana saja. Mungkin saat kamu berada di transportasi umum, saat makan atau saat berada di kamar mandi. Tuliskan apa yang kamu pikirkan. Buat daftar idemu secara rinci sehingga terbentuk sebuah topik dan konsep.

Sebuah ide yang bagus bisa saja tidak muncul dalam satu malam. Makin lama waktu yang kamu miliki, mungkin ide yang datang akan beragam. 

Menentukan tujuan

Hal yang terpenting bagi penulis setelah menemukan ide dan topik adalah menentukan tujuan penulisan. Apakah tujuannya untuk memberikan informasi kepada pembaca, mempengaruhi pembaca, dan lain sebagainya.

Menggali ide dan informasi

Jika kamu sudah memperoleh ide, maka kembangkanlah. Kamu bisa membuat mindmap agar gagasanmu tampak lebih visual. Sering-seringlah membaca buku dan jurnal ilmiah agar perbendaharaan katamu lebih berwarna. 

Lebih daripada itu, kamu bisa memperbanyak menonton berita supaya bisa mendapat masukan dan pengetahuan baru. Sumber informasi bisa kamu dapatkan darimana saja, asalkan bersifat faktual dan objektif.

Menyusun dan mengembangkan gagasan

Selanjutnya, kamu bisa membuat kerangka tulisan dengan cara merangkai gagasan yang sudah ada. Tambahkan data jika perlu sehingga membentuk suatu alur teks. Antara gagasan satu dengan yang lain harus berkesinambungan dan runtut.

Salah satu cara yang biasa diterapkan yaitu pada bagian pendahuluan penulis menggunakan kata kita. Mengapa penulis melakukan hal tersebut? Fungsinya adalah untuk menekankan kedekatan emosional dengan pembaca. 

BACA JUGA:   How to Cope with the Loss of Pets in 8 Steps

Melalui penggunaan kata ini, penulis juga ingin menjelaskan kepada penyimak bahwa ia mengetahui masalah pembaca dan solusi yang mereka butuhkan.

Yang perlu dicatat, paragraf eksposisi menggunakan kata-kata untuk meyakinkan pembaca agar berpikiran sama seperti penulis. Walaupun tujuan awalnya adalah memberikan pengetahuan baru.

Tetapi, kalimat gagasan yang penulis susun juga harus netral, sesuai fakta yang ada dan tidak subjektif. Sesuai dengan tujuan dari pembuatan paragraf tersebut.

Kesimpulan

Demikian ulasan tentang bagaimana penulis menyusun gagasannya dan alasannya. Panduan di atas bisa kamu terapkan dalam membuat teks eksposisi. Hal yang terpenting, tetaplah berlatih agar tulisanmu lebih baik seiring berjalannya waktu.

Sejak 2018, Tika Widya sudah menjadi pejuang kata-kata dengan membuka layanan penulisan, membangun komunitas penulis, meraih prestasi nasional - internasional dan mendapatkan sertifikasi profesi dari BNSP. Kini, ia memiliki kelas penulisan sendiri sekaligus mengajar di Tempo Institute. Tika Widya selalu siap menjadi sahabat menulis favorit yang mendampingi siapapun untuk mengejar mimpi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *