Cara Menangkap Imajinasi dengan ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)
Review

Cara Menangkap Imajinasi dengan ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)

Kamu wajib punya cara sendiri untuk mengejar imajinasi yang terkadang muncul secepat hilangnya. Apalagi, saat sudah terlanjur hilang, ide dan imajinasi susah banget ditelusuri kembali. 

Apa jadinya kalau kamu punya ide menulis Harry Potter lalu kehilangan ide tersebut dalam sekejap? Jangan salah lho! Harga imajinasimu itu bisa mencapai jutaan dollar. Yakin mau kehilangan cuan sebanyak ini? Jelas tidak!  

Imajinasi adalah modal utama bagi setiap orang yang harus bekerja dengan kata-kata. Pasalnya, imajinasilah yang berfungsi untuk membawa saya, kamu, kita dan para pembaca ke dalam semesta pemikiran yang tanpa batas. 

Jadi, belajar mencatat, merapikan, dan mengunci imajinasi di suatu tempat menjadi permasalahan yang sangat umum dialami para penulis dan content creator

Oleh karena itu, dalam postingan kali ini, saya akan mengulik lebih dalam mengenai cara menyusun bank imajinasi bersama ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400). 

Mekanika Imajinasi: Kenapa Begitu Cepat Larinya? 

mekanika imajinasi

“Buat aku, imajinasi itu datangnya kaya running text. Kadang datang buru-buru banget lalu lenyap gitu aja.” 

@andarsunar

Salah satu teman penulis saya mengandaikan imajinasi layaknya running text. Kurang lebih, saya juga mengalami hal yang sama. Mulai datang dalam bentuk gambar sampai yang langsung kata-kata, saya terbiasa untuk selalu terburu-buru mengejarnya sebelum ia berlari pergi. 

Pernahkah kamu memperhatikan bahwa imajinasi yang mendadak muncul ini biasanya juga tidak bertahan terlalu lama di kepala? Tak lebih dari 5 menit saja, ide bisa langsung menguap dan malas bersemi kembali. 

Kalaupun bertahan, biasanya bentuk imajinasi dalam kepala saya sudah berubah berbeda lagi. Jadi, lupalah saya dengan kalimat sempurna yang tadinya sudah terpikir hingga yang tersisa hanyalah remah-remah ide di sana sini. 

Selidik punya selidik, otak manusia memang bekerja dengan cara yang super cepat! Saat si imajinasi mulai nongol, otak kita akan mengenalinya sebagai bentuk informasi. Kemudian, otak langsung memprosesnya dan memilahnya menjadi ingatan jangka pendek dan jangka panjang. 

Uniknya, proses ini berlangsung hampir otomatis. Dalam artian, otak manusia cuma butuh sekitar 18-30 detik saja untuk memutuskan mana informasi yang akan disimpan dan mana yang tidak

Karena hasil imajinasi ini kebanyakan tidak berhubungan langsung dengan survivability manusia, maka otak terbiasa langsung menggolongkannya sebagai informasi jangka pendek. 

Jadi, nggak heran kan kenapa imajinasi juga demen banget mendadak ghosting-in kamu? Maka dari itu, kita sendirilah yang harus bergerak cepat dan menangkap imajinasi sebelum dia kabur entah kemana.

Bikin Bank Imajinasi ala Penulis Profesional 

cara menangkap imajinasi

Bekerja sebagai penulis/content creator membuat saya menyadari bahwa setiap imajinasi itu tidak murah. Bahkan, kalau saya harus membayar mahal hanya untuk belajar menyimpan imajinasi secara instan, maka saya pasti langsung transfer pembayaran sekarang juga! 

Sayangnya, saya belum menemukan cara instan untuk melakukan ini. Oleh karena itu, saya pun mencoba beberapa cara  untuk menghentikan imajinasi berlari pergi sebelum saya menangkap dan menggilingnya demi cuan. 

Susah-susah gampang, kamu juga bisa langsung mencengkeram imajinasi saat ia datang dengan cara ini: 

  1. Tulis imajinasi di kertas dengan pena! – Kekurangan cara ini adalah kamu harus bawa notebook dan pena kemana-mana. 
  2. Sekap imajinasi dalam aplikasi notes di mobile phone – Ini kurang bekerja bagi saya karena hape selalu ramai notifikasi chat. Akhirnya, ide tetap menguap sebab saya merasa harus buru-buru membalas chat
  3. Setor imajinasi ke dalam sebuah bank di laptop kamu – Nah, yang ini jadi cara terfavorit saya karena memang kerjanya duduk di depan laptop seharian. 

Tentu saja, saya tidak memilih sembarang laptop untuk menyetor imajinasi. Saya percaya hanya pada ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400). Kenapa demikian? Baca terus untuk tahu alasannya! 

ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) dan Cara Efektif Menyimpan Imajinasi

ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)

Imajinasi kemungkinan hanya akan bertahan di otak dalam waktu 18-30 detik saja. Jadi, penulis wajib menjaring imajinasi dan tentu saja menyetornya ke dalam sebuah bank dalam beberapa detik krusial ini. 

Bagi penulis yang hidup dari berjualan ide, imajinasi sudah seperti investasi. Siapa tahu salah satu visi yang muncul sekarang bisa kamu pakai untuk menunjang masa depan! 

Tentunya, kamu butuh laptop spesial untuk menangkap imajinasi yang larinya ngibrit seperti The Flash. Jadi, jangan asal pilih! Jatuhkan pilihan kamu ke ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400). 

Ada banyak banget alasan mengapa ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) jadi laptop favorit saya. Saking banyaknya, saya terpaksa mengedit tulisan ini berkali-kali biar ringkas dan enak untuk kamu baca. Jadi, apa saja itu? 

1. Bisa Dibawa Kemana Saja 

Sejenis dengan Pintu Kemana Saja, ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) bisa berfungsi sebagai bank imajinasi di mana saja kamu berada. 

Gimana nggak? Laptop yang satu ini berbobot hanya 1,4 kg atau setara cuma satu setengah bungkus tepung kiloan. Dan, tebalnya pun hanya 16,99 mm alias lebih tipis dari skripsi kamu yang nggak selesai-selesai itu.  

Usut punya usut, ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) sudah punya teknologi NanoEdge Display yang bikin bezel layar jadi tipis. Oleh karena itu, laptop ini bisa tampak layaknya laptop 13 inci walaupun sebenarnya 14 inci. Nah, jelas cukup buat diselipin di mana saja bahkan di totebag sekalipun.

So, kamu bisa lupakan punggung yang harus rutin healing karena capek bawa laptop kemana-mana itu. Pasalnya, bank imajinasi yang satu ini ringan, ringkas, dan bisa kamu keluarin dari tas kapanpun imajinasi kita memutuskan untuk bekerja. 

2. Nulis Sambil Rebahan? Bisa Pakai ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400  

Well, hobi favorit penulis (selain menulis) adalah rebahan. Namun, kondisinya selalu kurang lebih seperti ini: Saya capek menulis sampai tengah malam lalu memutuskan untuk rebahan. Sayangnya, otak penulis saya biasanya suka bengal. Dalam artian, ia selalu saja memilih untuk bekerja di kala kita ingin istirahat. 

Daripada berusaha memejamkan mata dan berkata tidak pada imajinasi senilai ratusan juta, biasanya saya cukup menggeser pantat sedikit ke kiri. Lalu, kaki sedikit ke kanan demi meraih ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) dan langsung menggunakannya di tempat tidur. 

Lucky for us, ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) juga sudah dilengkapi dengan mekanisme 180⁰ ergolift hinge yang memungkinkan layar laptop terbuka blak. Jadi, kita bisa meneruskan rebahan tanpa perlu khawatir dengan kejar setoran imajinasi. 

3. Lho, Terus Ngetiknya Gimana? 

ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)

Buat jagain jari jemari penulis yang berharga itu, ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) punya ScreenPad™ 2.0. Fitur ini bikin kamu berasa punya smartphone di trackpad laptop kamu sendiri. 

Menyediakan tidak hanya quick key bagi akses bebas ke bank imajinasi, ScreenPad™ 2.0 juga bisa berfungsi jadi layar kedua untuk berbagai software dan aplikasi favorit! So, yeah, kamu nggak perlu khawatir dengan rebahan karena bank imajinasi yang satu ini memang beneran mengizinkanmu untuk melakukannya. 

4. OLED Melindungi Kesehatan Mata 

ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)

Sering dengar kalimat ini? 

“Baca kok sambil tiduran…” 

“Nulis kok sambil rebahan…” 

Omelan ini sebenarnya berasal dari orang-orang yang sungguh menyayangimu! Meski kadang cukup mengganggu, mereka tidak ingin mata kita kehilangan kesehatannya. Oleh karena itu, jangan abaikan kegelisahan mereka! 

Paling tidak, jelaskan pada mereka bahwa ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) sudah punya sertifikasi anti-flicker dan low blue-light dari TÜV Rheinland. Yang artinya, saat kamu harus memandangi layar seharian pun, mata kamu tetap sehat dan terasa nyaman. 

“Tenang, Ma! Saya pakai ASUS, kok!” Begitulah akhir penjelasan saya sebelum biasanya kembali lagi fokus ke setoran imajinasi. 

5. Bisa Lari Secepat Imajinasi

ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)

Jika proses kreatif adalah lomba lari maka imajinasi adalah pemenangnya. Bayangkan! Si tukang kabur ini bisa lenyap dalam hitungan detik saja. Jadi, untuk mengalahkan larinya, kamu nggak bisa memilih sembarang laptop.

Laptop modern ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) sudah diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-11 terbaru dan juga Intel® Iris® Xᵉ graphics. 

Mudahnya: laptop ini kuat, cepat, dan bisa kamu pakai untuk menangkap imajinasi yang suka ghosting seperti mantan. 

6. Berfungsi untuk Semua Jenis Imajinasi

ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)

Karena ide dari imajinasi di kepala itu nggak selalu berupa teks atau kalimat, kamu butuh laptop yang juga bisa memproses grafis secepat kilat menyambar. Apalagi, ini hubungannya dengan menyimpan visimu yang berharga. 

Nah, Intel® Iris Xe Graphics dalam ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) sudah berkolaborasi NVIDIA® GeForce® MX450. Jadi, bisa dipastikan laptop ini merupakan pilihan terhandal untuk menangkap imajinasi dalam bentuk apapun. Lengkap banget kan, writers?

Akhir Kata 

Bergerak cepat menangkap imajinasi adalah tindakan tepat bagi setiap penulis dan content creator. Bersama ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400), kamu selalu bisa gercep saat di jalan, di rumah, di pulau terpencil, bahkan sambil rebahan sekalipun. 

Membangun bank imajinasi merupakan investasi yang tak terbantahkan pentingnya bagi masa depan penulis. Jadi, mulailah sekarang juga! Mulailah bersama ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)! Experience the difference!

Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) Writing Competition bersama bairuindra.com

Leave feedback about this

  • Rating
Choose Image